1. contoh implementasi nilai-nilai pancasila yang masih ada : - warga yang saling menghormati saat perayaan agama tertentu, seperti menjaga ketenangan saat umat muslim menjalankan puasa ramadan atau menutup jalan untuk prosesi keagamaan. - Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar - Partisipasi dalam kegiatan nasional seperti upacara Hari Kemerdekaan atau perlombaan di tingkat RT/RW yang mempererat hubungan antarwarga. - Pertemuan warga atau rapat RT/RW untuk menyelesaikan masalah lingkungan, seperti keamanan, kebersihan, atau pengaturan parkir kendaraan. • Contoh nilai-nilai pancasila sudah hilang : - Fenomena perundungan (bullying), baik di sekolah maupun di media sosial, yang semakin marak dan kurang mendapatkan perhatian. - Konflik antarsuku atau golongan yang kadang memicu perselisihan di tengah masyarakat. - Meningkatnya ujaran kebencian terkait perbedaan agama di media sosial 2. Apa yang dimaksud dengan nilai Pancasila berlandaskan taqwa(beriman, bersyukur dan bertawakkal). Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa adalah nilai ketuhanan yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, yaitu "Ketuhanan Yang Maha Esa". Artinya, penerapan nilai-nilai Pancasila tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga berakar pada keyakinan spiritual yang membentuk sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal. Dimana Dalam penerapan sehari-hari, seseorang yang beriman akan berusaha menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan kebaikan, serta menjauhi tindakan yang bertentangan dengan norma-norma agama. Bersyukur dalam menerima perbedaan sebagai keberagaman dan menghindari sikap serakah yang dapat merusak hubungan sosial. Serta bertawakal mengajarkan bahwa meski kita berusaha maksimal, hasil akhir tetap berada di tangan Tuhan.
1. Beberapa Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang masih ada - Gotong royong dan kerjasama dalam kegiatan masyarakat, seperti pembangunan desa, acara budaya, dan pembersihan lingkungan bersama, menunjukkan persatuan dan kepedulian antarwarga - Program bantuan pemerintah untuk pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial, mencerminkan kepedulian terhadap kemanusiaan dan keadilan
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang sudah hilang - Kebebasan beragama, Kasus intoleransi dan diskriminasi agama, seperti gangguan terhadap ibadah dan penolakan pendirian rumah ibadah, menunjukkan bahwa nilai toleransi beragama mulai berkurang di beberapa daerah. - Musyawarah untuk Mufakat, Banyak keputusan publik yang tidak lagi diambil melalui musyawarah, melainkan diputuskan oleh pihak tertentu atau secara sepihak, mengurangi rasa keterlibatan masyarakat.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa merupakan penerapan keimanan yang mencerminkan hubungan antara manusia dengan Tuhan secara mendalam. Beriman berarti meyakini Tuhan dan menjadikan ajaran-Nya pedoman dalam bertindak. Bersyukur dapat diartikan dengan rasa terima kasih atas segala karunia yang diberikan, baik dalam kondisi suka maupun duka. Bertawakkal adalah sikap berserah diri kepada Tuhan setelah melakukan upaya terbaik. Ketiga nilai ini menjadi landasan moral dalam bertingkah laku dan berperan untuk menjaga keadilan, kerukunan, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
1. a) Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada di Masyarakat sbb : Di masyarakat, nilai-nilai Pancasila masih terlihat dalam beberapa hal, seperti toleransi beragama, gotong royong dalam peringatan hari kemerdekaan, serta kepedulian sosial melalui donasi dan bantuan bagi yang membutuhkan. Contoh lainnya, musyawarah yang baik juga masih terlihat dalam pertemuan warga seperti rapat RT/RW dan Masyarakat Indonesia secara berkala melaksanakan pemilihan umum untuk memilih pemimpin-pemimpin negara.
b) Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai terkikis di Masyarakat : - Munculnya kelompok-kelompok radikal yang intoleran terhadap agama lain. - Perlakuan tidak adil terhadap kelompok tertentu berdasarkan suku, agama, ras, atau golongan. - Tindakan kekerasan dalam penyelesaian masalah. - Penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi (praktik korupsi dan nepotisme)
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakal) Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakal) berarti bahwa seluruh nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila harus di implementasikan dengan landasan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Artinya, setiap tindakan dan keputusan yang diambil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara harus dilandasi oleh keyakinan akan adanya Tuhan dan ketaatan terhadap perintah-Nya. Dengan kata lain, Pancasila tidak hanya menjadi dasar hukum negara, tetapi juga menjadi pedoman moral bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Intinya, Pancasila tidak hanya sekadar ideologi negara, tetapi juga merupakan refleksi dari nilai-nilai keagamaan yang dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia.
1. Contoh Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada: a. Sikap saling menghargai di antara penganut agama ketika hari besar agama lain seperti Nyepi, Iedul Fitri dll b. Tidak memilih teman sesuai agama, suku dan ras, tetapi berteman dengan semuanya c. Saling berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan, kegiatan sosial untuk mendukung kehidupan seluruh lapisan masyarakat
Contoh Implementasi nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai hilang: a. Gotong royong di perkotaan sudah mulai berkurang dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, dikarenakan waktu yang ada bagi para warga perkotaan yang tidak banyak di lingkungan rumah. b. Kegiatan gotong royong dalam keamanan misalnya atau disebut siskamling, lebih mempercayakan kepada hansip, atau security dengan memberikan imbalan c. Memudarnya dalam upaya untuk menghargai pendapat orang lain dalam diskusi atau forum terbuka, seringkali “hate comment” terjadi atau acuh terhadap perbedaan pendapat yang seharusnya disikapi dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila seperti persatuan dan kerukunan antar sesama d. Begitupun memudarnya rasa menghormati kepada sesama manusia apalagi yang telah berjasa dalam kehidupan, saat ini guru dianggap hanya sebagai profesional di sekolah saja yang dibayar untuk mengajar tanpa menghormati guru tersebut
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakkal) Bahwa bangsa Indonesia percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga bangsa Indonesia beriman kepada agama dan kepercayaannya masing-masing, dengan menjalankan perintah ajaran agama dan kepercayaannya maupun menjauhi larangan ajaran agama dan kepercayaannya. Bentuk keimanan dapat ditunjukkan dengan bersyukur dan bertawakkal. Bersyukur yaitu mengakui dan mengungkapkan terima kasih atas nikmat dan karunia yang diperoleh dari Tuhan Yang Maha Esa. Dalam kehidupan sehari-hari, bersyukur dapat ditunjukkan dengan mengucapkan terima kasih, berdoa. Dengan demikian, bersyukur mendorong untuk menghargai apa yang dimiliki, memanfaatkan apa yang dimiliki dengan baik, tidak mengeluh dan terus berusaha, mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa. Tawakkal adalah berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah berusaha keras dan bekerja sesuai kemampuan.
1. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memiliki lima sila yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Berikut adalah contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang masih ada : 1.Toleransi antarumat beragama saat ada hari hari besar seperti idul fitri, imlek, dan sebagainya antar umat ber agama yang ada di Indonesia 2.Melakukan Gotong royong atau mengikuti komunitas solidaritas, semangat membantu untuk gotong royong membersihkan sampah, atau komunitas yang membantu korban bencana alam ataupun di desa desa terpencil 3. Kerjasama antar berbagai suku, saling menghormati saling damai dikarenakan kita hidup berdampingan. yang sudah hilang: 1. Keterlibatan rakyat yang minim dalam pengambilan keputusan: Banyak kebijakan yang diambil oleh pemerintah tanpa melibatkan masyarakat dan tidak transparansi terkesan tidak memperhatikan aspirasi rakyat. 2. Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan: menghambat distribusi keadilan sosial dan memperparah kesenjangan sosial. 3.Hilang rasa kemanusiaan: seperti pembullyan, diskriminasi terhadap (seperti kaum difabel, kelompok minoritas, atau masyarakat adat tertentu)
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa yaitu sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal kepada Tuhan YME dalam penerapan Pancasila. Beriman adalah meyakini Tuhan Yang Maha Esa dengan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, mengajarkan kita untuk menerima segala nikmat hidup dengan bersyukur dan lapang dada, menghargai persatuan, kemerdekaan, dan keadilan sosial, sesuai dengan sila kedua dan kelima. Sedangkan bertawakkal berarti berserah segala hasil kepada Tuhan setelah berusaha semaksimal mungkin, yang mencerminkan sikap pasrah namun tetap berjuang untuk mencapai cita-cita. Secara keseluruhan, nilai Pancasila berlandaskan taqwa mengajak kita untuk hidup dengan kesadaran spiritual yang tinggi, menjaga keadilan, persatuan, dan kemanusiaan, serta mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.
1. Contoh-contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada yaitu: - Menghormati perbedaan agama dan keyakinan. - Menerapkan sikap saling toleransi antar umat beragama. - Menciptakan suasana saling tolong menolong dibalik segala perbedaan yang beragam sehingga tercipta kehidupan yang rukun antar masyarakat Indonesia. - Bersikap jujur saat adanya pemilu, dan tidak saling menghina antar warga negara. - Tidak membedakan seseorang karena status dan kondisi ekonominya
Contoh-contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di Masyarakat sudah hilang yaitu sebagai berikut: - Kasus penistaan agama dan terjadinya kejahatan yang mengatasnamakan agama seperti aksi terorisme. - Banyaknya terjadi tawuran antar pelajar, perang antar suku. - Tidak menggunakan hak pilih dalam pemilu. - Menyalahgunakan kekuasaan dan jabatan yang menyengsarakan rakyat.
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakal) adalah Dalam Pancasila tepatnya dalam sila pertama yang berisi ” Ketuhanan Yang Maha Esa”, di sini negara berharap bahwa agama bisa dijadikan suatu landasan dan aturan tidak tertulis bagi masyarakat indonesia, karena negara percaya bahwa setiap agama mengatur suatu perilaku masyarakat dalam norma dan perbuatannya sebagai orang-orang yang yang beradab dan bersikap baik, oleh karena itu negara memberi hak kepada setiap masyarakat untuk bebas beriman kepada suatu agama tanpa ada desakan dan paksaan apapun. Iman pada dasarnya merupakan suatu kepercayaan yang mendalam, jika seseorang mengakui adanya keberadaan tuhan dalam kehidupannya, maka seseorang sudah dapat disebut sebagai orang yang beriman. Sila pertama dalam pancasila merupakan sila yang paling dasar dan merupakan sila yang paling berkaitan dengan keimanan. Dalam sila pertama, disebutkan bahwa setiap masyarakat Indonesia memiliki hak untuk percaya kepada tuhan dan bebas untuk memilih agama yang di imankannya. Bersyukur merupakan pengamalan dari sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Sikap bersyukur mencerminkan rasa syukur dan kesadaran akan keberadaan Tuhan Yang Maha Esa. Tawakal berarti meletakkan kepercayaan atau berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Konsep tawakal juga mengajarkan untuk tidak terlalu bergantung pada diri sendiri atau pada kemampuan manusia semata, melainkan mengakui bahwa segala sesuatu tergantung pada kehendak dan ketentuan Allah SWT. Tawakal erat kaitannya dengan berusaha sebaik mungkin sebelum menyerahkan segala sesuatu kepada Allah SWT. Misalnya kita belajar dengan sungguh-sungguh untuk ujian yang kita akan hadapi.
1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada dan yang sudah hilang
Masih Ada: • Masyarakat tetap menjaga toleransi antar-umat beragama, seperti saling menghormati kegiatan ibadah. • Bantuan kemanusiaan seperti bakti sosial, bantuan bencana alam, dan bantuan kepada masyarakat kurang mampu masih sering dilakukan. • Semangat gotong royong di sebagian daerah masih kuat, misalnya dalam pembangunan infrastruktur desa atau kegiatan bersih-bersih lingkungan. • Di beberapa daerah, musyawarah desa atau rapat warga masih dilakukan untuk mengambil keputusan bersama. • Program pemerintah seperti bantuan langsung tunai, bantuan pendidikan, dan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Sudah Hilang: • Meningkatnya kasus intoleransi dan diskriminasi terhadap agama atau kepercayaan tertentu. • Kasus perundungan (bullying), baik di sekolah maupun tempat kerja, semakin meningkat. • Berkurangnya rasa bangga terhadap budaya lokal dan nasional, digantikan oleh pengaruh budaya luar yang kadang dianggap lebih baik. • Keputusan sering diambil sepihak oleh pemimpin atau pejabat tanpa melibatkan aspirasi masyarakat. • Masih terjadi praktik korupsi dan nepotisme, yang menghambat tercapainya keadilan sosial.
2. Nilai Pancasila berlandaskan takwa meliputi prinsip-prinsip yang mendorong setiap individu untuk hidup dengan keyakinan terhadap Tuhan dan mengamalkan ajaran agama dalam perilaku sehari-hari. Istilah ini merujuk pada sikap yang mencakup beriman, bersyukur, dan bertawakal, yang merupakan bagian dari Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.
1. Contoh penerapan pancasila yang masih ada dalam lingkungan masyarakat : 1.Toleransi antarumat beragama saat ada hari hari besar seperti idul fitri, imlek, dan sebagainya antar umat ber agama yang ada di Indonesia 2.Melakukan Gotong royong atau mengikuti komunitas solidaritas, semangat membantu untuk gotong royong membersihkan sampah, atau komunitas yang membantu korban bencana alam ataupun di desa desa terpencil 3.Membangun kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 4.Tidak menjadikan perbedaan agama sebagai landasan kebencian.
Contoh penerapan pancasila yang sudah mulai hilang dalam masyarakat, adalah : 1. Maraknya kasus bullying yang merugikan satu pihak 2. Masih banyak oknum yang menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, contoh korupsi, dll
2. Sikap Bertaqwa sebagai insan Pancasila berlandaskan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mencerminkan ketaatan kepada Tuhan serta penghargaan terhadap kebebasan beragama. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, menjadi panduan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan sosial, mencakup nilai-nilai luhur yang menjaga keseimbangan antara hak individu dan kepentingan bersama. Sikap Bertaqwa tidak hanya tercermin dalam ibadah formal, tetapi juga dalam tindakan yang bertanggung jawab, jujur, serta penuh kasih kepada sesama. Sikap ini memperkuat solidaritas dan toleransi di tengah keberagaman, membentuk karakter bermoral yang penting untuk mewujudkan bangsa yang harmonis, sejahtera, dan berintegritas.
1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada yaitu - Bersungguh-sungguh menjalankan perintah Tuhan YME - Membangun suasana taat beribadah - Membina kerukunan hidup antar umat beragama - Saling menghormati dan menghargai antar suku, agama, ras, budaya dan bahasa - Tidak mencela, menghina, berbicara buruk dengan orang yang berbeda - Menjalin pertemanan dengan antar warga
Sedangkan contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang hilang di Masyarakat diantaranya : _ Tingginya tingkat korupsi, kemiskinan dan kemalasan - Di era globalisasi sekarang ini dimana era ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang menimbulkan sikap individualisme yaitu sikap kurang peduli atau empati terhadap sesama warga indonesia - Lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan - Kejahatan banyak beredar dimana-mana, bahkan dilingkungan terdekat seperti keluarga
2. Yang dimaksud dengan nilai dengan nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakkal ) yaitu Bertaqwa menjalankan perintah Tuhan YME dan menjauhi larangannya sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing, dan beriman melakukan dengan sepenuh hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dalam perbuatan sehari hari dengan mengakui dan percaya adanya Tuhan YME.
Bersyukur yaitu sebuah ungkapan terimakasih dan pengakuan atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan YME, ketika bersyukur hati dan pikiran menjadi lebih lega sehingga kita merasa beban hidup kita seperti berkurang.
Bertawakkal adalah menyerahkan segala perkara, usaha serta berserah diri dan berdoa sekuat tenaga kepada Tuhan YME terhadap segala ketentuan-ketentuan NYA untuk mendapatkan kemaslahatan atau menolak kemudaratan, dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan YME
1. Beberapa contoh sederhana implementasi nilai Pancasila yang masih ada dalam kehidupan masyarakat saat ini: - Menjaga kerukunan antar umat beragama. Misalnya, warga non-muslim membantu menjaga ketenangan saat bulan Ramadan, atau umat beragama yang berbeda saling mengucapkan selamat hari besar agama. - Membantu korban bencana alam melalui donasi atau bakti sosial. - Bangga terhadap produk lokal dan kampanye cinta produk Indonesia - Pengambilan keputusan dalam komunitas atau organisasi yang dilakukan secara musyawarah - Program subsidi dan bantuan dari pemerintah, seperti Kartu Prakerja, KIP (Kartu Indonesia Pintar), dan BPJS Kesehatan, menunjukkan adanya upaya pemerataan akses pendidikan, kesehatan, dan keterampilan
Beberapa contoh sederhana implementasi nilai Pancasila yang sudah hilang dalam kehidupan masyarakat saat ini: - Rasa toleransi beragama mulai berkurang, terlihat dari meningkatnya kasus intoleransi dan diskriminasi - Menurunnya kepedulian sosial di masyarakat, terutama di perkotaan, di mana orang cenderung lebih individualis dan kurang peka terhadap tetangga atau orang di sekitar - Meningkatnya sentimen kesukuan dan konflik antar kelompok masyarakat, yang sering kali dipicu oleh politik identitas. - Kebiasaan bermusyawarah untuk mencapai mufakat semakin tergeser dengan budaya saling menyerang atau menghakimi dalam menyampaikan pendapat, terutama di media sosial - Kesenjangan ekonomi yang semakin lebar, di mana masih banyak masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan layak
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa berarti menjalankan nilai-nilai Pancasila dengan sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal kepada Tuhan. Ini berarti setiap tindakan kita didasari oleh keyakinan kepada Tuhan yang Maha Esa, rasa syukur atas nikmat yang diberikan, serta keyakinan untuk menyerahkan hasil usaha kita kepada Tuhan.
-Beriman – Memiliki kepercayaan kuat kepada Tuhan, menghormati ajaran agama, dan menjalankan ibadah sesuai keyakinan. -Bersyukur – Mensyukuri segala karunia yang diberikan, baik itu dalam bentuk rezeki, kesehatan, maupun kebersamaan sebagai bangsa -Bertawakkal – Berusaha sebaik mungkin dalam segala hal dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan, dengan keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya
1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada dan yang sudah hilang
Masih Ada:
• Masyarakat tetap menjaga toleransi antar-umat beragama, seperti saling menghormati kegiatan ibadah. • Bantuan kemanusiaan seperti bakti sosial, bantuan bencana alam, dan bantuan kepada masyarakat kurang mampu masih sering dilakukan. • Semangat gotong royong di sebagian daerah masih kuat, misalnya dalam pembangunan infrastruktur desa atau kegiatan bersih-bersih lingkungan. • Di beberapa daerah, musyawarah desa atau rapat warga masih dilakukan untuk mengambil keputusan bersama. • Program pemerintah seperti bantuan langsung tunai, bantuan pendidikan, dan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Yang sudah hilang Meningkatnya kasus intoleransi dan diskriminasi terhadap agama dan kepercayaan tertentu • Insiden penindasan meningkat baik di sekolah maupun di tempat kerja • Kebanggaan terhadap budaya lokal dan nasional menurun dan digantikan oleh pengaruh budaya luar yang dipandang lebih baik • Seringkali keputusan diambil secara sepihak oleh pimpinan dan pejabat tanpa mempertimbangkan aspirasi masyarakat • Korupsi dan nepotisme masih terus terjadi dan menghambat terwujudnya keadilan sosial
2. - Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, bertawakal) mengimplikasikan nilai luhur harus diterapkan dengan iman kepada Tuhan - Ini penting dalam mengambil keputusan dan tindakan sosial serta moral bagi warga Indonesia
1). Nilai-Nilai yang Masih Ada 1. Gotong Royong: Di banyak desa di Indonesia, semangat gotong royong masih sangat kuat. Masyarakat sering bekerja sama dalam kegiatan seperti membangun rumah, membersihkan lingkungan, dan acara-acara adat. 2. Sopan Santun: Nilai kesopanan dan penghormatan terhadap orang tua dan sesama masih dijunjung tinggi, terutama di daerah pedesaan dan dalam keluarga yang memegang teguh tradisi. 3. Keagamaan: Banyak masyarakat yang masih menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti beribadah secara rutin, mengikuti perayaan keagamaan, dan mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak-anak.
Nilai-Nilai yang Sudah Hilang atau Berkurang 1. Kebersamaan dalam Keluarga: Di era modern ini, banyak keluarga yang lebih sibuk dengan aktivitas masing-masing, sehingga waktu untuk berkumpul bersama keluarga menjadi berkurang. 2. Kearifan Lokal: Beberapa tradisi dan kearifan lokal mulai hilang karena pengaruh globalisasi dan modernisasi. Misalnya, penggunaan bahasa daerah yang semakin jarang digunakan oleh generasi muda. 3. Kesederhanaan: Gaya hidup sederhana yang dulu menjadi ciri khas masyarakat kini mulai tergantikan oleh gaya hidup konsumtif dan materialistis, terutama di kota-kota besar.
2). Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa mencakup konsep beriman, bersyukur, dan bertawakal, artinya:
1. Beriman: Ini berarti memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks Pancasila, ini mencerminkan sila pertama, "Ketuhanan Yang Maha Esa," yang menekankan pentingnya kepercayaan dan ketaatan kepada Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Bersyukur: Bersyukur adalah sikap menghargai dan berterima kasih atas segala nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan. Ini mencerminkan rasa terima kasih dan penghargaan terhadap apa yang dimiliki, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam konteks sosial.
3. Bertawakal: Bertawakal berarti menyerahkan segala urusan kepada Tuhan setelah berusaha sebaik mungkin. Ini mencerminkan keyakinan bahwa setelah melakukan usaha maksimal, hasil akhirnya diserahkan kepada kehendak Tuhan.
Nilai-Nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada : 1. Toleransi antar umat beragama, saling menghormati dalam perayaan hari keagamaan. 2. Gotong royong dalam membantu sesama, misalnya saat bencana alam. 3. Semangat nasionalisme dalam perayaan hari kemerdekaan, kerjasama antar suku bangsa di kota besar. 4. Musyawarah untuk mufakat di tingkat desa atau komunitas. 5. Program bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat miskin.
sedangan nilai-nilai pancasila di Masyarakat yang sudah hilang : 1. Intoleransi antar kelompok agama yang menyebabkan konflik sosial. 2. Kesenjangan sosial yang tajam dan diskriminasi terhadap kelompok tertentu. 3. Perpecahan akibat politisasi suku dan agama. 4. Politik yang dipenuhi kepentingan pribadi dan golongan, kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. 5. Ketimpangan pembangunan antara kota dan desa, serta korupsi yang merugikan rakyat.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, bertawakal) ialah penerapan prinsip-prinsip moral Pancasila yang didasari oleh kesadaran spiritual dan pengalaman ajaran agama. - Beriman : Meyakini Tuhan Yang Maha Esa dan menjalankan ajaran agama dengan sepenuh hati (sesuai sila pertama Pancasila). - Bersyukur : Menghargai dan menerima segala karunia Tuhan dengan rasa terima kasih (mendorong keadilan dan kebersamaan dalam masyarakat). - Bertawakal : Menyerahkan hasil usaha kepada Tuhan setelah berikhtiar maksimal, percaya bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya (menciptakan sikap sabar dan ikhlas).
Trio ari prasetyo Nim : 1122215012 1. Contoh implementasi nilai pancasila Sila Ketiga: Persatuan Indonesia #Masih Ada: Masyarakat masih menunjukkan semangat persatuan, terutama dalam acara olahraga atau upacara kenegaraan seperti peringatan Hari Kemerdekaan. #Sudah Hilang: Sering muncul konflik antarkelompok, baik berbasis suku, agama, maupun pandangan politik, yang dapat memecah persatuan bangsa. 2. nilai pancasila berlandasan taqwa (beriman, bersyukur, bertawakal ) Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa Beriman: Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa dan hidup dengan penuh keyakinan pada-Nya. Ini berarti masyarakat mempraktikkan ajaran agama masing-masing secara sungguh-sungguh dan menjaga keharmonisan dalam keberagaman agama. Bersyukur: Menyadari bahwa kehidupan dan segala kebaikan yang diterima berasal dari Tuhan. Wujud syukur terlihat dalam sikap rendah hati, berbagi kepada sesama, dan menghargai nikmat kehidupan. Bertawakal: Masyarakat tetap berserah diri kepada Tuhan setelah berusaha, menunjukkan sikap pasrah kepada-Nya terutama saat menghadapi ujian atau tantangan.
• Contoh-contoh implementasi nilai-nilai pancasila di masyarakat yang masih ada dan yang sudah hilang: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa - Masih Ada : Penghormatan terhadap kebebasan beragama masih terlihat dalam kegiatan keagamaan yang tetap berjalan dengan damai, seperti gotong royong memperingati hari-hari besar agama, baik di lingkungan perkampungan maupun perkotaan. - Mulai Hilang: Toleransi beragama di beberapa daerah mengalami tantangan. Ada kasus-kasus intoleransi dan konflik yang terkait dengan perbedaan agama, seperti pembatasan akses terhadap tempat ibadah. 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab - Masih Ada: Bantuan sosial dan kemanusiaan, seperti saat terjadi bencana alam. Masyarakat masih aktif menggalang dana, memberi bantuan barang, atau terlibat dalam kegiatan sukarela untuk membantu korban bencana. - Mulai Hilang: Semangat menghargai perbedaan dan hak asasi kadang terganggu dengan munculnya tindakan diskriminatif terhadap kelompok-kelompok tertentu, baik terkait perbedaan agama, ras, atau sosial ekonomi. 3. Persatuan Indonesia - Masih Ada: Perayaan Hari Kemerdekaan dengan upacara, lomba-lomba, dan kerja bakti menunjukkan rasa cinta tanah air dan persatuan, yang juga terlihat dalam gerakan-gerakan nasional seperti gotong royong, termasuk upaya menjaga kebersihan lingkungan. - Mulai Hilang: Persatuan kadang terganggu dengan maraknya provokasi di media sosial, yang sering kali memperuncing perbedaan suku, agama, atau pandangan politik, sehingga menimbulkan perpecahan di masyarakat. 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan - Masih Ada: Musyawarah dalam pengambilan keputusan di tingkat desa atau komunitas, seperti dalam pemilihan ketua RT/RW atau saat membuat keputusan yang melibatkan kepentingan bersama. - Mulai Hilang: Semangat musyawarah terkadang bergeser dengan adanya keputusan sepihak atau kurangnya transparansi di pemerintahan dan lembaga masyarakat. Praktik musyawarah juga sering kali tergantikan oleh dominasi kepentingan pribadi atau kelompok. 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia - Masih Ada: Kegiatan gotong royong dalam pembangunan fasilitas umum, seperti memperbaiki jalan atau jembatan di desa-desa, serta kegiatan bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. - Mulai Hilang: Ketimpangan sosial dan ekonomi di beberapa wilayah menjadi perhatian. Masyarakat miskin kadang sulit mendapatkan akses layanan kesehatan atau pendidikan yang setara, yang menunjukkan adanya ketidakadilan sosial di beberapa aspek. • Apa yang dimaksud dengan nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakkal)? 1. Beriman Dalam konteks Pancasila, iman mengarahkan kita untuk bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai agama yang mengutamakan kebaikan, kejujuran, dan keadilan. Sikap beriman ini mendorong individu untuk menjadi pribadi yang baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat, mencerminkan nilai sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa. 2. Bersyukur Bersyukur dapat diwujudkan dengan cara menjaga, memelihara, dan memanfaatkan segala nikmat tersebut untuk kebaikan. Dalam konteks Pancasila, sikap syukur mendorong kita untuk bekerja keras dan berbuat baik, serta menghargai kemerdekaan dan keberagaman yang ada di Indonesia. Bersyukur atas keberagaman, kedamaian, dan kemajuan yang ada mencerminkan rasa cinta tanah air dan sikap persatuan. 3. Bertawakkal Dalam konteks Pancasila, sikap tawakkal mengajarkan kita untuk bekerja dan berusaha dengan ikhlas, tanpa menyerah pada tantangan. Tawakkal juga mengajarkan sikap tenang dan tidak mudah putus asa, serta menghormati proses dan hasil yang diperoleh. Sikap ini mencerminkan keadilan dan kebijaksanaan yang diajarkan oleh sila-sila Pancasila, seperti Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Contoh Implementasi Nilai Pancasila yang Masih Ada Sila Pertama - Ketuhanan yang Maha Esa:
Kebebasan Beragama: Masyarakat Indonesia umumnya masih menghargai dan menghormati perbedaan agama. Di beberapa daerah, ada toleransi beragama yang tinggi, seperti kebiasaan saling membantu saat hari raya keagamaan.
Sila Kedua - Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Kegiatan Sosial dan Bantuan Kemanusiaan: Ketika terjadi bencana alam, masyarakat cepat bergerak membantu korban tanpa memandang latar belakang. Bantuan kemanusiaan seperti donasi dan relawan menunjukkan rasa kemanusiaan yang kuat.
Contoh Nilai Pancasila yang Mulai Hilang atau Berkurang Sila Pertama - Ketuhanan yang Maha Esa:
Intoleransi Antaragama: Kasus intoleransi mulai muncul, terutama di kota besar, seperti pelarangan tempat ibadah tertentu atau perpecahan karena perbedaan agama.
Sila Kedua - Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Kurangnya Empati dan Kemanusiaan: Rasa empati mulai berkurang, terutama di kota besar. Misalnya, kasus kekerasan atau ketidakpedulian terhadap orang yang membutuhkan bantuan di jalan.
no 2. Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa mencerminkan pandangan hidup yang memadukan nilai-nilai ketuhanan dengan sikap hidup sehari-hari. Konsep ini mengacu pada sikap beriman, bersyukur, dan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan prinsip-prinsip Pancasila, khususnya Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa.
Berikut adalah penjelasan mengenai tiga sikap tersebut dalam konteks Pancasila:
Beriman: Beriman adalah keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tercermin dalam sikap menghargai segala ciptaan-Nya.
Bersyukur: Bersyukur adalah rasa terima kasih atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Tuhan
Bertawakal: Bertawakal adalah menyerahkan hasil usaha dan kerja keras kepada Tuhan setelah berusaha sebaik mungkin.
nama : Fadillah Ningtias Berikut adalah beberapa contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang masih ada dan yang sudah mulai pudar:
1. Ketuhanan yang Maha Esa Masih ada: Adanya kegiatan ibadah bersama di lingkungan masyarakat, misalnya pengajian, misa bersama, atau doa lintas agama. Sudah pudar: Masih ada sikap intoleransi dan diskriminasi terhadap kelompok agama minoritas. 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Masih ada: Penggalangan dana untuk korban bencana alam sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sesama manusia. Program bakti sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian sembako untuk masyarakat kurang mampu. Sudah pudar: Masih ada kasus kekerasan, diskriminasi, dan perundungan (bullying) di sekolah atau lingkungan sosial. 3. Persatuan Indonesia Masih ada: Semangat gotong royong yang masih hidup di beberapa daerah, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan, membangun jalan desa, atau mendirikan pos ronda. Sudah pudar: Meningkatnya rasa kedaerahan atau primordialisme yang kadang mengabaikan persatuan nasional. 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Masih ada: Musyawarah desa yang dilakukan untuk menentukan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat. Sudah pudar:. Meningkatnya budaya individualisme dan ketidakpedulian pada keputusan bersama. 5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Masih ada: Program bantuan sosial dari pemerintah untuk masyarakat kurang mampu, seperti bantuan sembako, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sudah pudar: Ketimpangan sosial yang semakin lebar antara yang kaya dan miskin, serta kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan.
2. Nilai Pancasila berdasarkan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakal) adalah konsep yang menggambarkan nilai-nilai spiritualitas dalam menjalankan kehidupan sesuai dengan ajaran agama, yang mengakar pada sila pertama Pancasila. Berikut adalah penjelasan dari setiap aspek:
Beriman Beriman berarti meyakini adanya Tuhan yang Maha Esa dan mematuhi ajaran agama masing-masing dengan sungguh-sungguh. Di dalam Pancasila, keimanan tercermin dalam tindakan yang sesuai dengan norma-norma agama, menghormati perbedaan agama, serta menjunjung tinggi sikap saling menghargai di tengah kemajemukan.
Bersyukur Bersyukur berarti selalu menghargai dan menerima segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan, baik itu berupa kesehatan, rezeki, keluarga, atau hal lainnya. Dalam konteks Pancasila, rasa syukur ini diwujudkan dengan menjaga amanah yang telah diberikan Tuhan dan memanfaatkannya untuk kebaikan bersama, seperti menjaga lingkungan, bekerja dengan jujur, serta berbagi dengan orang lain.
Bertawakal Bertawakal adalah sikap menyerahkan segala hasil dari usaha kita kepada Tuhan dengan keyakinan bahwa Tuhan memiliki rencana terbaik untuk setiap umatnya. Bertawakal juga berarti tetap optimis dan tabah menghadapi segala tantangan dan cobaan. Dalam konteks nilai Pancasila, sikap tawakal tercermin dalam ketenangan jiwa, ketabahan, serta semangat untuk terus berbuat baik bagi masyarakat meskipun menghadapi kesulitan.
1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada di masyaraakat adalah: -Negara Indonesia membebaskan rakyatnya untuk memilih dan memeluk salah satu agama dari agama-agama yang diakui di Indonesia (sila ke-1). -Tersedianya lembaga bantuan hukum untuk membantu masyarakat yang tidak mampu membayar konsultan hukum atas perkaranya di pengadilan dalam memberdayakan haknya untuk dibela di hadapan hukum (sila ke-2). -Mengadakan perayaan hari kemerdekaan secara rutin dalam memperingati dan memupuk rasa kebersersamaan/persatuan rakyat Indonesia melalui aktivitas-aktivitas interaktif seperti lomba (sila ke-3). -Mengadakan voting dalam memilih ketua kelas/organisasi agar ketua terpilih secara adil mewakili sebagian besar kehendak anggota dan seluruh anggota ikut andil dalam proses pengangkatan ketua (sila ke-4). -Pemerataan fasilitas kesehatan melalui program BPJS, meskipun masih banyak yang harus dibenahi, program ini sudah banyak membantu masyarakat kalangan bawah yang terhalang biaya dalam mendapatkan akses kesehatan sehingga seluruh rakyat Indonesia bahkan rakyat yang masih kurang mampu diharapkan dapat merasakan manfaat fasilitas kesehatan yang layak (sila ke-5).
Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang sudah hilang di masyaraakat adalah: -Toleransi yang semakin berkurang di mana umat beragama saling menyalahkan dan menilai umat lain dengan stereotype buruk karena mudah diadu domba oleh isu-isu negatif yang kebenarannya masih belum terbukti (sila ke-1). -Adab masyarakat dimana main hakim sendiri semakin diwajarkan contohnya pelaku pencurian yang tertangkap dihajar massa (sila ke-2). -Rasa persatuan yang mudah goyah karena mudah diadu domba oleh isu-isu negatif (sila ke-3). -Musyawarah dan mufakat dalam proses perancangan undang-undang yang cenderung hanya melibatkan dan menguntungkan pihak-pihak tertentu (sila ke-4). -Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dimana sudah banyak undang-undang yang lebih memihak para penguasa dan pembisnis dibandingkan dengan kepentingan seluruh rakyat Indonesia (sila ke-5).
2. Yang dimaksud dengan nilai Pancasila berlandaskan taqwa adalah pengamalan nilai Pancasila dengan ketaatan yang penuh terhadap Tuhan YME mengarah pada perilaku yang baik, adil, dan bermartabat dalam hubungan antar manusia.
1. Implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat Indonesia masih terlihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti toleransi antar umat beragama, semangat gotong royong saat bencana, dan kebersamaan dalam merayakan hari besar nasional. Namun, ada juga tantangan yang mengurangi penerapannya, seperti intoleransi antar kelompok, diskriminasi, kesenjangan sosial yang lebar, dan polarisasi politik yang kadang memecah belah persatuan. Meskipun banyak upaya untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, masih ada praktik ketidakadilan dan kurangnya musyawarah yang melibatkan rakyat dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penting untuk terus memperkuat penerapan Pancasila agar tetap relevan dan menyatukan bangsa.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa berarti menjadikan keyakinan kita kepada Tuhan sebagai dasar dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Taqwa di sini mencakup tiga hal: pertama adalah beriman, yaitu kita percaya dan mengikuti ajaran agama dengan tulus, kedua adalah bersyukur, yaitu selalu merasa cukup dan menghargai apa yang kita punya, baik dalam suka maupun duka dan yang ketiga adalah bertawakal, yaitu setelah berusaha, kita menyerahkan hasilnya kepada Tuhan dengan keyakinan bahwa segala sesuatu sudah diatur-Nya dengan baik. Dengan sikap taqwa ini, kita hidup lebih damai, penuh rasa syukur, dan tidak mudah putus asa, serta bisa menjaga hubungan baik antar sesama dalam keragaman yang ada di Indonesia.
Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang masih relevan hingga saat ini: 1. sila kesatu - Perayaan hari besar agama yang dihormati bersama, seperti Idul Fitri, Natal, Nyepi, dan Waisak. Di banyak tempat 2. sila kedua - Pendirian yayasan sosial, panti asuhan, dan rumah singgah untuk orang terlantar dan anak-anak jalanan oleh organisasi masyarakat 3. sila ketiga - Gotong royong masyarakat dalam membangun kembali rumah-rumah yang rusak pasca bencana atau bantuan sukarela dari berbagai komunitas lintas agama dan suku 4. sila keempat - Pemilihan Umum yang Demokratis untuk memilih presiden, anggota legislatif, dan kepala daerah 5. sila kelima - Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui program koperasi, pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dan pelatihan keterampilan
Contoh implementasi nilai Pancasila yang semakin sulit ditemukan di masyarakat saat ini: 1. sila kesatu - Intoleransi antarumat beragama yang semakin marak seperti kasus penutupan rumah ibadah karena perbedaan agama atau konflik antarumat yang disulut oleh radikalisasi agama 2. sila kedua - Ketidakadilan dalam sistem hukum antara masyarakat kaya /kuasa dengan masyarakat miskin 3. sila ketiga - Politik identitas yang semakin berkembang mengarah pada polarisasi masyarakat berdasarkan suku, agama, dan pilihan politik 4. sila keempat - Politik Uang dan Praktik Korupsi 5. sila kelima - Masyarakat miskin dan marginal tidak mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, atau pekerjaan yang layak
Nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakal): 1. Beriman Sikap beriman membantu seseorang untuk bertindak dengan penuh tanggung jawab terhadap kehidupan sosial dan menghormati hak orang lain, dalam implementasinya dengan sila kedua nilai beriman mendorong seseorang untuk berlaku adil dan berperikemanusiaan dalam setiap interaksi 2. Bersyukur Dengan bersyukur, seseorang akan cenderung menghindari sikap serakah, berkaitan dengan sila kelima rasa syukur mendorong kita untuk berbagi dengan sesame dan membantu mereka yang kurang beruntung. Ketika kita bersyukur atas nikmat yang diberikan, kita juga akan lebih menghargai hak-hak orang lain 3. Bertawakal Sikap tawakal terkait dengan sikap hidup yang tidak mudah putus asa, serta percaya bahwa segala yang terjadi adalah bagian dari takdir Tuhan. Dalam konteks sila keempat, tawakal mengajarkan kita untuk berusaha dan berdiskusi dalam mengambil keputusan, tetapi pada akhirnya menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ini juga berhubungan dengan sikap sabar dan tawakal dalam menghadapi tantangan hidup dan perubahan sosial
1. contoh nilai-nilai Pancasila yang Masih Ada dalam kehidupan sehari-hari - Gotong Royong antar tetangga masih sering ditemukan jika ada acara besar, seperti membangun rumah atau hajatan. - Kepedulian Sosial dapat dilihat saat bencana, banyak orang tergerak untuk menyumbang atau turun langsung memberi bantuan. - dalam musyawarah RT untuk mencapai keputusan bersama seperti misalnya untuk membahas pengelolaan sampah, keamanan lingkungan, atau persiapan acara 17 Agustus
Yang Mulai Hilang - Toleransi agama. karena di media sosial, karena semakin sering dilihat orang saling serang hanya karena beda agama. - Bangga Produk Lokal. Banyak orang lebih bangga memakai barang luar negeri daripada produk Indonesia. - Musyawarah yang Adil. terkadang musyawarah hanya formalitas karena keputusan sudah diatur, dan suara orang tertentu lebih dominan. - Keadilan Sosial. Akses pendidikan dan pekerjaan masih sering sulit bagi mereka yang kurang mampu.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa artinya kita menjalankan nilai-nilai Pancasila dengan sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal. Beriman berarti kita percaya pada Tuhan dan menghargai semua makhluk ciptaan-Nya, termasuk menghormati perbedaan kepercayaan. Bersyukur mengajarkan kita untuk menghargai apa yang sudah kita punya, seperti kemerdekaan dan persatuan bangsa, dan menjaga itu semua sebagai bentuk rasa syukur. Bertawakkal berarti setelah kita berusaha, kita serahkan hasilnya pada Tuhan tanpa menggunakan cara yang curang atau merugikan orang lain. Jadi, kita menjalankan Pancasila bukan hanya sebagai aturan sosial, tapi juga karena kesadaran spiritual kita.
1.)Nilai nilai yg masih ada -Masyarakat Indonesia yang beragam agama tetap hidup berdampingan dengan saling menghormati. Misalnya, dalam perayaan agama tertentu, umat beragama lain turut hadir sebagai bentuk penghormatan. -Masyarakat Indonesia sering kali saling membantu dalam situasi sulit, misalnya saat bencana alam atau dalam kegiatan sosial lainnya. -Proses pemilihan umum yang memberikan kesempatan bagi rakyat untuk memilih pemimpin melalui jalur demokrasi. Nilai nilai yang sudah hilang -Di beberapa daerah, masih terjadi kekerasan atau diskriminasi terhadap kelompok agama minoritas. -Meskipun Indonesia kaya akan keberagaman, ketimpangan ekonomi dan sosial yang besar membuat sebagian masyarakat merasa terpinggirkan, yang bisa menurunkan rasa persatuan.
2.)Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa, beriman, bersyukur, dan bertawakal mengajarkan kepada kita bahwa dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara, kita harus memiliki dasar moral yang kuat yang berasal dari keyakinan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan prinsip-prinsip ini, kita diajarkan untuk tidak hanya mengejar kebahagiaan pribadi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial yang adil, beradab, penuh toleransi, dan harmonis. Semua nilai ini saling berkaitan untuk menciptakan masyarakat yang berkeadilan sosial, damai, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang tercermin dalam Pancasila.
1)Nilai Pancasila yang masih ada : -Masyarakat saling menghormati kepercayaan yang dianut antar sesama. -Ikut melaksanakan bergotong - royong dalam bermasyarakat. -Menghargai perbedaan pendapat. -Selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat ketika mengambil keputusan. Nilai Pancasila yang sudah hilang : -Banyak perpecahan antar agama dan suku. -Kesenjangan sosial yang masih banyak. -Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang marak terjadi.
2)Pancasila bedasarkan nilai taqwa : Nilai ini terkandung pada dua nilai turunan, yaitu nilai kepercayaan dan nilai ketakwaan. Nilai kepercayaan diwujudkan dalam bentuk keyakinan dan pengakuan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa. Nilai ketaqwaan dijalankan dengan bersyukur hidup di negeri dengan sumber daya alam yang melimpah: dari udara, lautan, tanah, hingga lapisannya, seluruhnya dapat kita olah dan dapat kita nikmati hasilnya.
berikan contoh-contoh implementasi nilai-nilai pancasila di masyarakat yang masih ada dan yang sudah hilang? Jawab: Berikut adalah contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat: Menghormati hak asasi manusia dan kewajiban warga negara Menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan gotong royong Tidak melakukan perbuatan yang merugikan khalayak umum Saling menghormati dan bekerja sama dengan penganut agama atau kepercayaan lain Sementara itu, berikut adalah contoh perilaku yang hilang dengan nilai-nilai Pancasila: Diskriminasi Mengutamakan kepentingan pribadi Melakukan perbuatan semena-mena Melakukan korupsi Tidak menghormati orang yang berbeda agama Mengambil keputusan sepihak Merusak fasilitas umum
2. apa yang dimaksud dengan nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawaqal) Jawab: Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakal) merujuk pada penerapan prinsip-prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari yang tercermin dalam Pancasila, khususnya pada sila pertama, "Ketuhanan yang Maha Esa". Nilai ini mengajarkan tentang pentingnya hubungan manusia dengan Tuhan yang Maha Esa, yang meliputi tiga hal utama:
1. Beriman: Memiliki keyakinan yang kuat terhadap Tuhan yang Maha Esa dan menjalankan ajaran agama dengan penuh keyakinan serta kesungguhan.
2. Bersyukur: Menghargai dan menerima segala pemberian Tuhan dengan rasa syukur. Ini mencakup segala bentuk karunia hidup, baik itu dalam bentuk materi, kesehatan, maupun kesempatan untuk berbuat baik.
3. Bertawakal: Memiliki sikap pasrah dan percaya bahwa hasil usaha yang dilakukan adalah takdir Tuhan, dengan terus berusaha semaksimal mungkin dan menyerahkan hasilnya kepada-Nya.
Dalam konteks Pancasila, nilai-nilai ini mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara, mengajarkan rasa saling menghormati, kerukunan antarumat beragama, serta pentingnya hidup yang penuh dengan keyakinan, rasa syukur, dan ketenangan dalam menerima segala takdir Tuhan.
JAWABAN SOAL 1 Contoh Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang Masih Diterapkan 1. Sila Pertama Masih banyak masyarakat Indonesia yang menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Toleransi antarumat beragama juga masih terlihat, khususnya di lingkungan-lingkungan yang heterogen di mana masyarakat saling menghormati kebebasan beribadah satu sama lain. Contohnya, ketika bulan Ramadan, banyak masyarakat non-Muslim yang menghargai orang Muslim yang berpuasa dengan tidak makan di tempat umum. 2. Sila Kedua Banyak masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kemanusiaan, misalnya dalam bentuk bantuan sosial, gerakan kemanusiaan, atau solidaritas dalam menghadapi bencana. Saat terjadi bencana alam, masyarakat sering bersatu memberikan bantuan, baik berupa tenaga, donasi, maupun dukungan moral. 3. Sila Ketiga Walaupun keberagaman suku, budaya, dan bahasa sangat kaya, masyarakat masih menunjukkan persatuan dalam momen-momen penting, seperti saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang turut berpartisipasi dalam perayaan dan kegiatan kebangsaan. 4. Sila Keempat Musyawarah masih sering digunakan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti dalam rapat desa atau pertemuan RT/RW, di mana warga dapat memberikan pendapatnya untuk mencapai keputusan bersama. Walaupun di beberapa tempat musyawarah mulai ditinggalkan, dalam banyak hal, metode ini masih menjadi pendekatan utama untuk pengambilan keputusan. 5. Sila Kelima Di bidang pendidikan, pemerintah dan masyarakat mendukung program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beasiswa untuk masyarakat kurang mampu agar mereka dapat mengakses pendidikan yang layak. Meski belum sempurna, program-program ini tetap menunjukkan upaya penerapan keadilan sosial.
Contoh Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang Mulai Ditinggalkan 1. Sila Pertama Sikap intoleransi dalam masyarakat mulai meningkat, terlihat dari adanya diskriminasi atau penolakan terhadap kelompok-kelompok agama tertentu. Masih ada kasus perusakan tempat ibadah atau penghalangan kegiatan ibadah tertentu yang menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap kebebasan beragama. 2. Sila Kedua Nilai kemanusiaan mulai terkikis, terutama dalam fenomena kekerasan, perundungan, dan tindakan anarkis yang sering terjadi di media sosial maupun di dunia nyata. Banyak kasus bullying di sekolah atau cyberbullying di media sosial yang menunjukkan semakin lunturnya sikap adil dan beradab terhadap sesama manusia. 3. Sila Ketiga Munculnya polarisasi politik yang tajam, terutama saat Pemilu atau Pilkada, menunjukkan adanya perpecahan di antara masyarakat. Media sosial sering kali menjadi arena konflik karena perbedaan pandangan politik, sehingga mengancam persatuan bangsa dan memicu sentimen negatif terhadap kelompok lain yang berbeda pandangan. 4. Sila Keempat Proses musyawarah semakin sering digantikan oleh pendekatan otoritatif atau keputusan sepihak, baik di lingkup pemerintahan maupun di masyarakat. Contohnya, dalam beberapa kebijakan publik yang diambil tanpa melalui dialog yang terbuka dan melibatkan masyarakat, sehingga keputusan lebih sering didasarkan pada kepentingan kelompok tertentu daripada kepentingan bersama. 5. Sila Kelima Kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat masih sangat nyata. Distribusi sumber daya dan akses terhadap layanan publik (seperti kesehatan dan pendidikan) sering kali tidak merata. Beberapa masyarakat di daerah terpencil sulit mendapatkan akses yang sama seperti yang ada di kota besar. Hal ini menunjukkan belum tercapainya keadilan sosial yang ideal.
1. Nilai-nilai Pancasila yang masih ada di masyarakat: - Toleransi antar umat beragama, seperti tidak saling mengusik ketika satu agama sedang menjalankan ibadahnya - Sikap gotong royong, seperti contoh saat ingin membersihkan lingkungan, jika terjadi kejadian laka lantas di jalan raya - saling menghormati: dimana tidak saling membedakan antar umat beragama, suku, serta ras
Nilai-nilai Pancasila yang sudah tidak ada di masyarakat: - hilangnya rasa empati: contoh tidak empati untuk memberikan tempat duduk prioritas di kendaraan umum bagi penumpang yang membutuhkan seperti lansia, ibu hamil dan orang membawa balita - hilangnya rasa persatuan antar masyarakat: seperti sering terjadi tawuran antar warga, dimana ini berdampak pada perpecahan serta rusaknya fasilitas umum - penyalahgunaan kekuasaan
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa: Beriman, bersyukur dan bertawakal, dimana Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Beberapa Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang masih ada: 1. Membina kerukunan hidup antarumat beragama > hal ini bisa dilihat dari pembangunan tempat ibadah yang berdampingan di Universitas Pancasila 2. Melakukan Gotong royong > kegiatan ini masih sering dilakukan di lingkungan masyarakat dimana munculnya sikap saling tolong menolong, sukarela, saling membantu, dan mempunyai sifat kekeluargaan.
Contoh Nilai Pancasila yang Mulai Hilang atau Berkurang 1. Masih ada kasus kekerasan, diskriminasi, dan perundungan (bullying) di sekolah atau lingkungan sosial. 2. Meningkatnya budaya individualisme dan ketidakpedulian pada keputusan bersama
Nilai Pancasila berlandaskan takwa meliputi prinsip-prinsip yang mendorong setiap individu untuk hidup dengan keyakinan terhadap Tuhan dan mengamalkan ajaran agama dalam perilaku sehari-hari. Istilah ini merujuk pada sikap yang mencakup beriman, bersyukur, dan bertawakal, yang merupakan bagian dari Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
1. Contoh Implementasi nilai - nilai Pancasila di masyrakat yang Masih ada : - Contoh Implementasi Pancasila Sila 1 di Masyarakat Yang masih ada : Ikut menjaga lingkungan saat perayaan agama, misalnya, masyarakat Muslim ikut menjaga lingkungan saat perayaan Natal, dan sebaliknya. Yang sudah hilang : Munculnya kelompok radikal yang mengatasnamakan agama tertentu. Seperti misalnya melakukan terorisme yang seringkali mengatasnamakan agama tertentu. Munculnya gerakan radikalisme membuktikan bahwa ada banyak sekali orang yang kemudian tidak memahami mengenai nilai dasar kepancasilaan. - Contoh Implementasi Pancasila Sila 2 di Masyarakat Yang masih ada : Tidak melakukan diskriminasi dalam bekerja, sekolah, atau bergaul berdasarkan latar belakang sosial. Yang sudah hilang : Jumlah kasus pengguguran kandungan (aborsi) di Indonesia setiap tahunnya mencapai 2,3 juta, dan 30 persen di antaranya dilakukan oleh remaja. "Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja menunjukkan kecenderungan meningkat berkisar 150.000 hingga 200.000 kasus setiap tahunnya. - Contoh Implementasi Pancasila Sila 3 di Masyarakat Yang masih ada : Bersama-sama membersihkan lingkungan atau memperbaiki fasilitas umum tanpa memandang perbedaan. Yang sudah hilang : terjadinya konflik antar agama, ras, dan suku. Kasus Wamena yang terjadi belum lama ini menunjukkan lunturnya sila ketiga. Banyak terjadi kekerasan seperti perlemparan batu. Bahkan rumah serta beberapa perusahaan di bakar habis. Lebih mirisnya kericuhan ini terjadi karena berita yang Hoaks. - Contoh Implementasi Pancasila Sila 4 di Masyarakat Yang masih ada : Melakukan penyusunan peraturan tentang keamanan lingkungan atau jadwal ronda melalui diskusi bersama antara kepala desa dan masyarakat. Yang sudah hilang : terjadinya kasus kebebasan berpendapat, contoh yang kita lihat belum lama ini adalah seorang pengamat politik Rocky Gerung yang tuduh menghina presiden, dan akan dilaporkan ke polisi. Padahal sudah jelas kebebasan berpendapat terdapat dalam UUD 45 Pasal 28E ayat 3 yaitu "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat." Padahal yang dilakukan Rocky Gerung adalah hanyalah mengkritik Jokowi. - Contoh Implementasi Pancasila Sila 5 di Masyarakat Yang masih ada : Pemberian subsidi dan bantuan kepada warga kurang mampu. Yang sudah hilang : Korupsi merupakan salah satu contoh perilaku yang menghilangkan nilai Pancasila kelima. Sebab dengan adanya korupsi banyak uang negara yang seharusnya dipakai untuk pemerataan sarana dan prasarana menjadi tidak terlaksana. Hal ini sangat merugikan desa-desa yang tertinggal.
2. Apa yang dimaksud dengan nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakkal)? Beriman : Nilai ini mengandung pengakuan atas keberadaan Tuhan sebagai pencipta alam semesta beserta isinya. Manusia Indonesia beriman yaitu meyakini adanya Tuhan yang diwujudkan dalam ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketaatan iman terlihat dari menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Tuhan. Bersyukur : Mensyukuri segala yang ada di alam semesta yang merupakan anugerah Tuhan, Mengakui kebebasan memeluk agama dan menjalankan ibadah masing masing, serta Menghormati dan saling menjaga kerukunan antar pemeluk agama. Bertawakkal : Ini mencakup mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia, saling tenggang rasa dan tepa selira, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu, Pancasila juga mengajarkan untuk memiliki toleransi antarumat beragama dan tidak memaksakan kehendak antarumat beragama.
Contoh Nilai Nilai Implementasi Yang masih ada di masyarakat Gotong royong: Masyarakat masih sering melakukan gotong royong untuk kepentingan bersama, seperti membangun fasilitas umum atau membantu sesama yang sedang membutuhkan bantuan dan Dan nilai lagi yang sudah hiilang di masyarakat adalah Terlalu membanggakan produk Luar dan sering kali menjelekkan produk buatan lokal sendiri dan ada ulun berkaitan dengan kemanusiaan adalah Pelanggaran HAM Beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia, seperti diskriminasi terhadap kelompok minoritas, kekerasan terhadap perempuan dan anak, atau pekerja migran Indonesia yang disiksa di luar negeri, menunjukkan adanya kesenjangan dalam penerapan nilai ini.
Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa, beriman, bersyukur, dan bertawakal mencerminkan implementasi nilai-nilai spiritual dan religius dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, ini dapat dijelaskan sebagai berikut Taqwa berarti kesadaran dan kepatuhan seseorang terhadap ajaran agama dan perintah Tuhan. Dalam konteks Pancasila, ini mengacu pada pengamalan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa yang mendorong masyarakat untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan Tuhan, hidup sesuai dengan nilai-nilai agama, serta berusaha menjalani hidup dengan moralitas yang tinggi.
Dalam kerangka Pancasila, beriman bukan hanya tentang keyakinan individu, tetapi juga membangun masyarakat yang saling menghormati dan hidup berdampingan meskipun memiliki perbedaan agama dan keyakinan.
Bertawakal berarti menyerahkan segala hasil usaha dan ikhtiar kepada Tuhan setelah berusaha sebaik mungkin. Dalam pandangan Pancasila, bertawakal mengajarkan masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada kekuatan manusia, tetapi juga menyerahkan segala keputusan dan hasil akhirnya kepada Tuhan.
1. Contoh Implementasi nilai-nilai pancasila di masyarakat yang masih ada: a. Sila Pertama, Kebebasan beragama, seperti perayaan hari besar agama masing-masing tanpa gangguan. b. Sila Kedua, Aksi sosial, seperti membantu korban bencana alam atau menyantuni kaum miskin. Kampanye kesetaraan gender dan hak asasi manusia. c. Sila Ketiga, Semangat gotong royong dalam membersihkan lingkungan atau membangun fasilitas umum. Dukungan untuk tim nasional dalam ajang olahraga internasional. d. Sila Keempat, Musyawarah dalam pengambilan keputusan tingkat desa atau komunitas. Diskusi bersama dalam organisasi atau kelompok masyarakat. e. Sila Kelima, Program subsidi pemerintah, seperti bantuan sosial dan BPJS kesehatan. Kegiatan berbagi makanan untuk kaum miskin.
implementasi nilai-nilai pancasila yang sudah hilang, a. Sila Pertama, Sikap toleransi terhadap keyakinan lain mulai berkurang, seperti kasus diskriminasi terhadap minoritas agama. Penyebaran ujaran kebencian atas dasar agama. b. Sila Kedua Kasus perundungan (bullying) di sekolah atau media sosial. Rendahnya rasa empati terhadap pekerja atau buruh yang mengalami ketidakadilan. c. Sila Ketiga, Perpecahan di masyarakat karena perbedaan pilihan politik. Meningkatnya sikap kedaerahan yang menonjolkan ego kelompok. d. Sila Keempat, Pengambilan keputusan sepihak oleh pihak tertentu tanpa mempertimbangkan suara rakyat. Praktik demokrasi yang hanya formalitas tanpa substansi musyawarah. e. Sila Kelima, Kesenjangan ekonomi yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin.Praktik korupsi yang merugikan hak rakyat.
2. Nilai Pancasila berlandaskan takwa berarti bahwa seluruh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila didasarkan pada keimanan dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini menekankan bahwa pengamalan Pancasila harus mencerminkan moral, etika, dan tanggung jawab spiritual dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Nama : Mery Natiana
ReplyDeleteNim :1224217005
1. contoh implementasi nilai-nilai pancasila yang masih ada :
- warga yang saling menghormati saat perayaan agama tertentu, seperti menjaga ketenangan saat umat muslim menjalankan puasa ramadan atau menutup jalan untuk prosesi keagamaan.
- Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar
- Partisipasi dalam kegiatan nasional seperti upacara Hari Kemerdekaan atau perlombaan di tingkat RT/RW yang mempererat hubungan antarwarga.
- Pertemuan warga atau rapat RT/RW untuk menyelesaikan masalah lingkungan, seperti keamanan, kebersihan, atau pengaturan parkir kendaraan.
• Contoh nilai-nilai pancasila sudah hilang :
- Fenomena perundungan (bullying), baik di sekolah maupun di media sosial, yang semakin marak dan kurang mendapatkan perhatian.
- Konflik antarsuku atau golongan yang kadang memicu perselisihan di tengah masyarakat.
- Meningkatnya ujaran kebencian terkait perbedaan agama di media sosial
2. Apa yang dimaksud dengan nilai Pancasila berlandaskan taqwa(beriman, bersyukur dan bertawakkal).
Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa adalah nilai ketuhanan yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, yaitu "Ketuhanan Yang Maha Esa". Artinya, penerapan nilai-nilai Pancasila tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga berakar pada keyakinan spiritual yang membentuk sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal. Dimana Dalam penerapan sehari-hari, seseorang yang beriman akan berusaha menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan kebaikan, serta menjauhi tindakan yang bertentangan dengan norma-norma agama. Bersyukur dalam menerima perbedaan sebagai keberagaman dan menghindari sikap serakah yang dapat merusak hubungan sosial. Serta bertawakal mengajarkan bahwa meski kita berusaha maksimal, hasil akhir tetap berada di tangan Tuhan.
1. Beberapa Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang masih ada
ReplyDelete- Gotong royong dan kerjasama dalam kegiatan masyarakat, seperti pembangunan desa, acara budaya, dan pembersihan lingkungan bersama, menunjukkan persatuan dan kepedulian antarwarga
- Program bantuan pemerintah untuk pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial, mencerminkan kepedulian terhadap kemanusiaan dan keadilan
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang sudah hilang
- Kebebasan beragama, Kasus intoleransi dan diskriminasi agama, seperti gangguan terhadap ibadah dan penolakan pendirian rumah ibadah, menunjukkan bahwa nilai toleransi beragama mulai berkurang di beberapa daerah.
- Musyawarah untuk Mufakat, Banyak keputusan publik yang tidak lagi diambil melalui musyawarah, melainkan diputuskan oleh pihak tertentu atau secara sepihak, mengurangi rasa keterlibatan masyarakat.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa merupakan penerapan keimanan yang mencerminkan hubungan antara manusia dengan Tuhan secara mendalam. Beriman berarti meyakini Tuhan dan menjadikan ajaran-Nya pedoman dalam bertindak. Bersyukur dapat diartikan dengan rasa terima kasih atas segala karunia yang diberikan, baik dalam kondisi suka maupun duka. Bertawakkal adalah sikap berserah diri kepada Tuhan setelah melakukan upaya terbaik. Ketiga nilai ini menjadi landasan moral dalam bertingkah laku dan berperan untuk menjaga keadilan, kerukunan, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
1. a) Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada di Masyarakat sbb :
ReplyDeleteDi masyarakat, nilai-nilai Pancasila masih terlihat dalam beberapa hal, seperti toleransi beragama, gotong royong dalam peringatan hari kemerdekaan, serta kepedulian sosial melalui donasi dan bantuan bagi yang membutuhkan. Contoh lainnya, musyawarah yang baik juga masih terlihat dalam pertemuan warga seperti rapat RT/RW dan Masyarakat Indonesia secara berkala melaksanakan pemilihan umum untuk memilih pemimpin-pemimpin negara.
b) Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai terkikis di Masyarakat :
- Munculnya kelompok-kelompok radikal yang intoleran terhadap agama lain.
- Perlakuan tidak adil terhadap kelompok tertentu berdasarkan suku, agama, ras, atau golongan.
- Tindakan kekerasan dalam penyelesaian masalah.
- Penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi (praktik korupsi dan nepotisme)
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakal)
Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakal) berarti bahwa seluruh nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila harus di implementasikan dengan landasan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa. Artinya, setiap tindakan dan keputusan yang diambil dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara harus dilandasi oleh keyakinan akan adanya Tuhan dan ketaatan terhadap perintah-Nya. Dengan kata lain, Pancasila tidak hanya menjadi dasar hukum negara, tetapi juga menjadi pedoman moral bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Intinya, Pancasila tidak hanya sekadar ideologi negara, tetapi juga merupakan refleksi dari nilai-nilai keagamaan yang dianut oleh mayoritas masyarakat Indonesia.
1. Contoh Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada:
ReplyDeletea. Sikap saling menghargai di antara penganut agama ketika hari besar agama lain seperti Nyepi, Iedul Fitri dll
b. Tidak memilih teman sesuai agama, suku dan ras, tetapi berteman dengan semuanya
c. Saling berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan, kegiatan sosial untuk mendukung kehidupan seluruh lapisan masyarakat
Contoh Implementasi nilai-nilai Pancasila yang sudah mulai hilang:
a. Gotong royong di perkotaan sudah mulai berkurang dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, dikarenakan waktu yang ada bagi para warga perkotaan yang tidak banyak di lingkungan rumah.
b. Kegiatan gotong royong dalam keamanan misalnya atau disebut siskamling, lebih mempercayakan kepada hansip, atau security dengan memberikan imbalan
c. Memudarnya dalam upaya untuk menghargai pendapat orang lain dalam diskusi atau forum terbuka, seringkali “hate comment” terjadi atau acuh terhadap perbedaan pendapat yang seharusnya disikapi dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila seperti persatuan dan kerukunan antar sesama
d. Begitupun memudarnya rasa menghormati kepada sesama manusia apalagi yang telah berjasa dalam kehidupan, saat ini guru dianggap hanya sebagai profesional di sekolah saja yang dibayar untuk mengajar tanpa menghormati guru tersebut
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakkal)
Bahwa bangsa Indonesia percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga bangsa Indonesia beriman kepada agama dan kepercayaannya masing-masing, dengan menjalankan perintah ajaran agama dan kepercayaannya maupun menjauhi larangan ajaran agama dan kepercayaannya. Bentuk keimanan dapat ditunjukkan dengan bersyukur dan bertawakkal.
Bersyukur yaitu mengakui dan mengungkapkan terima kasih atas nikmat dan karunia yang diperoleh dari Tuhan Yang Maha Esa. Dalam kehidupan sehari-hari, bersyukur dapat ditunjukkan dengan mengucapkan terima kasih, berdoa. Dengan demikian, bersyukur mendorong untuk menghargai apa yang dimiliki, memanfaatkan apa yang dimiliki dengan baik, tidak mengeluh dan terus berusaha, mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Tawakkal adalah berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah berusaha keras dan bekerja sesuai kemampuan.
1. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memiliki lima sila yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Berikut adalah contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang masih ada :
ReplyDelete1.Toleransi antarumat beragama saat ada hari hari besar seperti idul fitri, imlek, dan sebagainya antar umat ber agama yang ada di Indonesia
2.Melakukan Gotong royong atau mengikuti komunitas solidaritas, semangat membantu untuk gotong royong membersihkan sampah, atau komunitas yang membantu korban bencana alam ataupun di desa desa terpencil
3. Kerjasama antar berbagai suku, saling menghormati saling damai dikarenakan kita hidup berdampingan.
yang sudah hilang:
1. Keterlibatan rakyat yang minim dalam pengambilan keputusan: Banyak kebijakan yang diambil oleh pemerintah tanpa melibatkan masyarakat dan tidak transparansi terkesan tidak memperhatikan aspirasi rakyat.
2. Korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan: menghambat distribusi keadilan sosial dan memperparah kesenjangan sosial.
3.Hilang rasa kemanusiaan: seperti pembullyan, diskriminasi terhadap (seperti kaum difabel, kelompok minoritas, atau masyarakat adat tertentu)
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa yaitu sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal kepada Tuhan YME dalam penerapan Pancasila. Beriman adalah meyakini Tuhan Yang Maha Esa dengan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, mengajarkan kita untuk menerima segala nikmat hidup dengan bersyukur dan lapang dada, menghargai persatuan, kemerdekaan, dan keadilan sosial, sesuai dengan sila kedua dan kelima. Sedangkan bertawakkal berarti berserah segala hasil kepada Tuhan setelah berusaha semaksimal mungkin, yang mencerminkan sikap pasrah namun tetap berjuang untuk mencapai cita-cita. Secara keseluruhan, nilai Pancasila berlandaskan taqwa mengajak kita untuk hidup dengan kesadaran spiritual yang tinggi, menjaga keadilan, persatuan, dan kemanusiaan, serta mewujudkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.
1. Contoh-contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada yaitu:
ReplyDelete- Menghormati perbedaan agama dan keyakinan.
- Menerapkan sikap saling toleransi antar umat beragama.
- Menciptakan suasana saling tolong menolong dibalik segala perbedaan yang beragam sehingga tercipta kehidupan yang rukun antar masyarakat Indonesia.
- Bersikap jujur saat adanya pemilu, dan tidak saling menghina antar warga negara.
- Tidak membedakan seseorang karena status dan kondisi ekonominya
Contoh-contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di Masyarakat sudah hilang yaitu sebagai berikut:
- Kasus penistaan agama dan terjadinya kejahatan yang mengatasnamakan agama seperti aksi terorisme.
- Banyaknya terjadi tawuran antar pelajar, perang antar suku.
- Tidak menggunakan hak pilih dalam pemilu.
- Menyalahgunakan kekuasaan dan jabatan yang menyengsarakan rakyat.
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakal) adalah
Dalam Pancasila tepatnya dalam sila pertama yang berisi ” Ketuhanan Yang Maha Esa”, di sini negara berharap bahwa agama bisa dijadikan suatu landasan dan aturan tidak tertulis bagi masyarakat indonesia, karena negara percaya bahwa setiap agama mengatur suatu perilaku masyarakat dalam norma dan perbuatannya sebagai orang-orang yang yang beradab dan bersikap baik, oleh karena itu negara memberi hak kepada setiap masyarakat untuk bebas beriman kepada suatu agama tanpa ada desakan dan paksaan apapun.
Iman pada dasarnya merupakan suatu kepercayaan yang mendalam, jika seseorang mengakui adanya keberadaan tuhan dalam kehidupannya, maka seseorang sudah dapat disebut sebagai orang yang beriman. Sila pertama dalam pancasila merupakan sila yang paling dasar dan merupakan sila yang paling berkaitan dengan keimanan. Dalam sila pertama, disebutkan bahwa setiap masyarakat Indonesia memiliki hak untuk percaya kepada tuhan dan bebas untuk memilih agama yang di imankannya.
Bersyukur merupakan pengamalan dari sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Sikap bersyukur mencerminkan rasa syukur dan kesadaran akan keberadaan Tuhan Yang Maha Esa.
Tawakal berarti meletakkan kepercayaan atau berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Konsep tawakal juga mengajarkan untuk tidak terlalu bergantung pada diri sendiri atau pada kemampuan manusia semata, melainkan mengakui bahwa segala sesuatu tergantung pada kehendak dan ketentuan Allah SWT. Tawakal erat kaitannya dengan berusaha sebaik mungkin sebelum menyerahkan segala sesuatu kepada Allah SWT. Misalnya kita belajar dengan sungguh-sungguh untuk ujian yang kita akan hadapi.
1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada dan yang sudah hilang
ReplyDeleteMasih Ada:
• Masyarakat tetap menjaga toleransi antar-umat beragama, seperti saling menghormati kegiatan ibadah.
• Bantuan kemanusiaan seperti bakti sosial, bantuan bencana alam, dan bantuan kepada masyarakat kurang mampu masih sering dilakukan.
• Semangat gotong royong di sebagian daerah masih kuat, misalnya dalam pembangunan infrastruktur desa atau kegiatan bersih-bersih lingkungan.
• Di beberapa daerah, musyawarah desa atau rapat warga masih dilakukan untuk mengambil keputusan bersama.
• Program pemerintah seperti bantuan langsung tunai, bantuan pendidikan, dan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Sudah Hilang:
• Meningkatnya kasus intoleransi dan diskriminasi terhadap agama atau kepercayaan tertentu.
• Kasus perundungan (bullying), baik di sekolah maupun tempat kerja, semakin meningkat.
• Berkurangnya rasa bangga terhadap budaya lokal dan nasional, digantikan oleh pengaruh budaya luar yang kadang dianggap lebih baik.
• Keputusan sering diambil sepihak oleh pemimpin atau pejabat tanpa melibatkan aspirasi masyarakat.
• Masih terjadi praktik korupsi dan nepotisme, yang menghambat tercapainya keadilan sosial.
2. Nilai Pancasila berlandaskan takwa meliputi prinsip-prinsip yang mendorong setiap individu untuk hidup dengan keyakinan terhadap Tuhan dan mengamalkan ajaran agama dalam perilaku sehari-hari. Istilah ini merujuk pada sikap yang mencakup beriman, bersyukur, dan bertawakal, yang merupakan bagian dari Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.
1. Contoh penerapan pancasila yang masih ada dalam lingkungan masyarakat :
ReplyDelete1.Toleransi antarumat beragama saat ada hari hari besar seperti idul fitri, imlek, dan sebagainya antar umat ber agama yang ada di Indonesia
2.Melakukan Gotong royong atau mengikuti komunitas solidaritas, semangat membantu untuk gotong royong membersihkan sampah, atau komunitas yang membantu korban bencana alam ataupun di desa desa terpencil
3.Membangun kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4.Tidak menjadikan perbedaan agama sebagai landasan kebencian.
Contoh penerapan pancasila yang sudah mulai hilang dalam masyarakat, adalah :
1. Maraknya kasus bullying yang merugikan satu pihak
2. Masih banyak oknum yang menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi, contoh korupsi, dll
2. Sikap Bertaqwa sebagai insan Pancasila berlandaskan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mencerminkan ketaatan kepada Tuhan serta penghargaan terhadap kebebasan beragama. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, menjadi panduan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan sosial, mencakup nilai-nilai luhur yang menjaga keseimbangan antara hak individu dan kepentingan bersama. Sikap Bertaqwa tidak hanya tercermin dalam ibadah formal, tetapi juga dalam tindakan yang bertanggung jawab, jujur, serta penuh kasih kepada sesama. Sikap ini memperkuat solidaritas dan toleransi di tengah keberagaman, membentuk karakter bermoral yang penting untuk mewujudkan bangsa yang harmonis, sejahtera, dan berintegritas.
ReplyDelete
ReplyDelete1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada yaitu
- Bersungguh-sungguh menjalankan perintah Tuhan YME
- Membangun suasana taat beribadah
- Membina kerukunan hidup antar umat beragama
- Saling menghormati dan menghargai antar suku, agama, ras, budaya dan bahasa
- Tidak mencela, menghina, berbicara buruk dengan orang yang berbeda
- Menjalin pertemanan dengan antar warga
Sedangkan contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang hilang di Masyarakat diantaranya :
_ Tingginya tingkat korupsi, kemiskinan dan kemalasan
- Di era globalisasi sekarang ini dimana era ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang menimbulkan sikap individualisme yaitu sikap kurang peduli atau empati terhadap sesama warga indonesia
- Lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan golongan
- Kejahatan banyak beredar dimana-mana, bahkan dilingkungan terdekat seperti keluarga
2. Yang dimaksud dengan nilai dengan nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakkal ) yaitu
Bertaqwa menjalankan perintah Tuhan YME dan menjauhi larangannya sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing, dan beriman melakukan dengan sepenuh hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dalam perbuatan sehari hari dengan mengakui dan percaya adanya Tuhan YME.
Bersyukur yaitu sebuah ungkapan terimakasih dan pengakuan atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan YME, ketika bersyukur hati dan pikiran menjadi lebih lega sehingga kita merasa beban hidup kita seperti berkurang.
Bertawakkal adalah menyerahkan segala perkara, usaha serta berserah diri dan berdoa sekuat tenaga kepada Tuhan YME terhadap segala ketentuan-ketentuan NYA untuk mendapatkan kemaslahatan atau menolak kemudaratan, dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan YME
1. Beberapa contoh sederhana implementasi nilai Pancasila yang masih ada dalam kehidupan masyarakat saat ini:
ReplyDelete- Menjaga kerukunan antar umat beragama. Misalnya, warga non-muslim membantu menjaga ketenangan saat bulan Ramadan, atau umat beragama yang berbeda saling mengucapkan selamat hari besar agama.
- Membantu korban bencana alam melalui donasi atau bakti sosial.
- Bangga terhadap produk lokal dan kampanye cinta produk Indonesia
- Pengambilan keputusan dalam komunitas atau organisasi yang dilakukan secara musyawarah
- Program subsidi dan bantuan dari pemerintah, seperti Kartu Prakerja, KIP (Kartu Indonesia Pintar), dan BPJS Kesehatan, menunjukkan adanya upaya pemerataan akses pendidikan, kesehatan, dan keterampilan
Beberapa contoh sederhana implementasi nilai Pancasila yang sudah hilang dalam kehidupan masyarakat saat ini:
- Rasa toleransi beragama mulai berkurang, terlihat dari meningkatnya kasus intoleransi dan diskriminasi
- Menurunnya kepedulian sosial di masyarakat, terutama di perkotaan, di mana orang cenderung lebih individualis dan kurang peka terhadap tetangga atau orang di sekitar
- Meningkatnya sentimen kesukuan dan konflik antar kelompok masyarakat, yang sering kali dipicu oleh politik identitas.
- Kebiasaan bermusyawarah untuk mencapai mufakat semakin tergeser dengan budaya saling menyerang atau menghakimi dalam menyampaikan pendapat, terutama di media sosial
- Kesenjangan ekonomi yang semakin lebar, di mana masih banyak masyarakat kurang mampu yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan layak
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa berarti menjalankan nilai-nilai Pancasila dengan sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal kepada Tuhan. Ini berarti setiap tindakan kita didasari oleh keyakinan kepada Tuhan yang Maha Esa, rasa syukur atas nikmat yang diberikan, serta keyakinan untuk menyerahkan hasil usaha kita kepada Tuhan.
-Beriman – Memiliki kepercayaan kuat kepada Tuhan, menghormati ajaran agama, dan menjalankan ibadah sesuai keyakinan.
-Bersyukur – Mensyukuri segala karunia yang diberikan, baik itu dalam bentuk rezeki, kesehatan, maupun kebersamaan sebagai bangsa
-Bertawakkal – Berusaha sebaik mungkin dalam segala hal dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan, dengan keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya
ReplyDelete1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada dan yang sudah hilang
Masih Ada:
• Masyarakat tetap menjaga toleransi antar-umat beragama, seperti saling menghormati kegiatan ibadah.
• Bantuan kemanusiaan seperti bakti sosial, bantuan bencana alam, dan bantuan kepada masyarakat kurang mampu masih sering dilakukan.
• Semangat gotong royong di sebagian daerah masih kuat, misalnya dalam pembangunan infrastruktur desa atau kegiatan bersih-bersih lingkungan.
• Di beberapa daerah, musyawarah desa atau rapat warga masih dilakukan untuk mengambil keputusan bersama.
• Program pemerintah seperti bantuan langsung tunai, bantuan pendidikan, dan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Yang sudah hilang
Meningkatnya kasus intoleransi dan diskriminasi terhadap agama dan kepercayaan tertentu
• Insiden penindasan meningkat baik di sekolah maupun di tempat kerja
• Kebanggaan terhadap budaya lokal dan nasional menurun dan digantikan oleh pengaruh budaya luar yang dipandang lebih baik
• Seringkali keputusan diambil secara sepihak oleh pimpinan dan pejabat tanpa mempertimbangkan aspirasi masyarakat
• Korupsi dan nepotisme masih terus terjadi dan menghambat terwujudnya keadilan sosial
2. - Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, bertawakal) mengimplikasikan nilai luhur harus diterapkan dengan iman kepada Tuhan
- Ini penting dalam mengambil keputusan dan tindakan sosial serta moral bagi warga Indonesia
1). Nilai-Nilai yang Masih Ada
ReplyDelete1. Gotong Royong: Di banyak desa di Indonesia, semangat gotong royong masih sangat kuat. Masyarakat sering bekerja sama dalam kegiatan seperti membangun rumah, membersihkan lingkungan, dan acara-acara adat.
2. Sopan Santun: Nilai kesopanan dan penghormatan terhadap orang tua dan sesama masih dijunjung tinggi, terutama di daerah pedesaan dan dalam keluarga yang memegang teguh tradisi.
3. Keagamaan: Banyak masyarakat yang masih menjalankan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti beribadah secara rutin, mengikuti perayaan keagamaan, dan mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak-anak.
Nilai-Nilai yang Sudah Hilang atau Berkurang
1. Kebersamaan dalam Keluarga: Di era modern ini, banyak keluarga yang lebih sibuk dengan aktivitas masing-masing, sehingga waktu untuk berkumpul bersama keluarga menjadi berkurang.
2. Kearifan Lokal: Beberapa tradisi dan kearifan lokal mulai hilang karena pengaruh globalisasi dan modernisasi. Misalnya, penggunaan bahasa daerah yang semakin jarang digunakan oleh generasi muda.
3. Kesederhanaan: Gaya hidup sederhana yang dulu menjadi ciri khas masyarakat kini mulai tergantikan oleh gaya hidup konsumtif dan materialistis, terutama di kota-kota besar.
2). Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa mencakup konsep beriman, bersyukur, dan bertawakal, artinya:
1. Beriman: Ini berarti memiliki keyakinan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks Pancasila, ini mencerminkan sila pertama, "Ketuhanan Yang Maha Esa," yang menekankan pentingnya kepercayaan dan ketaatan kepada Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Bersyukur: Bersyukur adalah sikap menghargai dan berterima kasih atas segala nikmat dan karunia yang diberikan oleh Tuhan. Ini mencerminkan rasa terima kasih dan penghargaan terhadap apa yang dimiliki, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam konteks sosial.
3. Bertawakal: Bertawakal berarti menyerahkan segala urusan kepada Tuhan setelah berusaha sebaik mungkin. Ini mencerminkan keyakinan bahwa setelah melakukan usaha maksimal, hasil akhirnya diserahkan kepada kehendak Tuhan.
Nilai-Nilai Pancasila di Masyarakat yang masih ada :
ReplyDelete1. Toleransi antar umat beragama, saling menghormati dalam perayaan hari keagamaan.
2. Gotong royong dalam membantu sesama, misalnya saat bencana alam.
3. Semangat nasionalisme dalam perayaan hari kemerdekaan, kerjasama antar suku bangsa di kota besar.
4. Musyawarah untuk mufakat di tingkat desa atau komunitas.
5. Program bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat miskin.
sedangan nilai-nilai pancasila di Masyarakat yang sudah hilang :
1. Intoleransi antar kelompok agama yang menyebabkan konflik sosial.
2. Kesenjangan sosial yang tajam dan diskriminasi terhadap kelompok tertentu.
3. Perpecahan akibat politisasi suku dan agama.
4. Politik yang dipenuhi kepentingan pribadi dan golongan, kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan.
5. Ketimpangan pembangunan antara kota dan desa, serta korupsi yang merugikan rakyat.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, bertawakal) ialah penerapan prinsip-prinsip moral Pancasila yang didasari oleh kesadaran spiritual dan pengalaman ajaran agama.
- Beriman : Meyakini Tuhan Yang Maha Esa dan menjalankan ajaran agama dengan sepenuh hati (sesuai sila pertama Pancasila).
- Bersyukur : Menghargai dan menerima segala karunia Tuhan dengan rasa terima kasih (mendorong keadilan dan kebersamaan dalam masyarakat).
- Bertawakal : Menyerahkan hasil usaha kepada Tuhan setelah berikhtiar maksimal, percaya bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya (menciptakan sikap sabar dan ikhlas).
Trio ari prasetyo
ReplyDeleteNim : 1122215012
1. Contoh implementasi nilai pancasila
Sila Ketiga: Persatuan Indonesia
#Masih Ada: Masyarakat masih menunjukkan semangat persatuan, terutama dalam acara olahraga atau upacara kenegaraan seperti peringatan Hari Kemerdekaan.
#Sudah Hilang: Sering muncul konflik antarkelompok, baik berbasis suku, agama, maupun pandangan politik, yang dapat memecah persatuan bangsa.
2. nilai pancasila berlandasan taqwa (beriman, bersyukur, bertawakal )
Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa
Beriman: Mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa dan hidup dengan penuh keyakinan pada-Nya. Ini berarti masyarakat mempraktikkan ajaran agama masing-masing secara sungguh-sungguh dan menjaga keharmonisan dalam keberagaman agama.
Bersyukur: Menyadari bahwa kehidupan dan segala kebaikan yang diterima berasal dari Tuhan. Wujud syukur terlihat dalam sikap rendah hati, berbagi kepada sesama, dan menghargai nikmat kehidupan.
Bertawakal: Masyarakat tetap berserah diri kepada Tuhan setelah berusaha, menunjukkan sikap pasrah kepada-Nya terutama saat menghadapi ujian atau tantangan.
• Contoh-contoh implementasi nilai-nilai pancasila di masyarakat yang masih ada dan yang sudah hilang:
ReplyDelete1. Ketuhanan Yang Maha Esa
- Masih Ada : Penghormatan terhadap kebebasan beragama masih terlihat dalam kegiatan keagamaan yang tetap berjalan dengan damai, seperti gotong royong memperingati hari-hari besar agama, baik di lingkungan perkampungan maupun perkotaan.
- Mulai Hilang: Toleransi beragama di beberapa daerah mengalami tantangan. Ada kasus-kasus intoleransi dan konflik yang terkait dengan perbedaan agama, seperti pembatasan akses terhadap tempat ibadah.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Masih Ada: Bantuan sosial dan kemanusiaan, seperti saat terjadi bencana alam. Masyarakat masih aktif menggalang dana, memberi bantuan barang, atau terlibat dalam kegiatan sukarela untuk membantu korban bencana.
- Mulai Hilang: Semangat menghargai perbedaan dan hak asasi kadang terganggu dengan munculnya tindakan diskriminatif terhadap kelompok-kelompok tertentu, baik terkait perbedaan agama, ras, atau sosial ekonomi.
3. Persatuan Indonesia
- Masih Ada: Perayaan Hari Kemerdekaan dengan upacara, lomba-lomba, dan kerja bakti menunjukkan rasa cinta tanah air dan persatuan, yang juga terlihat dalam gerakan-gerakan nasional seperti gotong royong, termasuk upaya menjaga kebersihan lingkungan.
- Mulai Hilang: Persatuan kadang terganggu dengan maraknya provokasi di media sosial, yang sering kali memperuncing perbedaan suku, agama, atau pandangan politik, sehingga menimbulkan perpecahan di masyarakat.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Masih Ada: Musyawarah dalam pengambilan keputusan di tingkat desa atau komunitas, seperti dalam pemilihan ketua RT/RW atau saat membuat keputusan yang melibatkan kepentingan bersama.
- Mulai Hilang: Semangat musyawarah terkadang bergeser dengan adanya keputusan sepihak atau kurangnya transparansi di pemerintahan dan lembaga masyarakat. Praktik musyawarah juga sering kali tergantikan oleh dominasi kepentingan pribadi atau kelompok.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- Masih Ada: Kegiatan gotong royong dalam pembangunan fasilitas umum, seperti memperbaiki jalan atau jembatan di desa-desa, serta kegiatan bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu.
- Mulai Hilang: Ketimpangan sosial dan ekonomi di beberapa wilayah menjadi perhatian. Masyarakat miskin kadang sulit mendapatkan akses layanan kesehatan atau pendidikan yang setara, yang menunjukkan adanya ketidakadilan sosial di beberapa aspek.
• Apa yang dimaksud dengan nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakkal)?
1. Beriman
Dalam konteks Pancasila, iman mengarahkan kita untuk bersikap dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai agama yang mengutamakan kebaikan, kejujuran, dan keadilan. Sikap beriman ini mendorong individu untuk menjadi pribadi yang baik dan berkontribusi positif bagi masyarakat, mencerminkan nilai sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Bersyukur
Bersyukur dapat diwujudkan dengan cara menjaga, memelihara, dan memanfaatkan segala nikmat tersebut untuk kebaikan. Dalam konteks Pancasila, sikap syukur mendorong kita untuk bekerja keras dan berbuat baik, serta menghargai kemerdekaan dan keberagaman yang ada di Indonesia. Bersyukur atas keberagaman, kedamaian, dan kemajuan yang ada mencerminkan rasa cinta tanah air dan sikap persatuan.
3. Bertawakkal
Dalam konteks Pancasila, sikap tawakkal mengajarkan kita untuk bekerja dan berusaha dengan ikhlas, tanpa menyerah pada tantangan. Tawakkal juga mengajarkan sikap tenang dan tidak mudah putus asa, serta menghormati proses dan hasil yang diperoleh. Sikap ini mencerminkan keadilan dan kebijaksanaan yang diajarkan oleh sila-sila Pancasila, seperti Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Contoh Implementasi Nilai Pancasila yang Masih Ada
ReplyDeleteSila Pertama - Ketuhanan yang Maha Esa:
Kebebasan Beragama: Masyarakat Indonesia umumnya masih menghargai dan menghormati perbedaan agama. Di beberapa daerah, ada toleransi beragama yang tinggi, seperti kebiasaan saling membantu saat hari raya keagamaan.
Sila Kedua - Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Kegiatan Sosial dan Bantuan Kemanusiaan: Ketika terjadi bencana alam, masyarakat cepat bergerak membantu korban tanpa memandang latar belakang. Bantuan kemanusiaan seperti donasi dan relawan menunjukkan rasa kemanusiaan yang kuat.
Contoh Nilai Pancasila yang Mulai Hilang atau Berkurang
Sila Pertama - Ketuhanan yang Maha Esa:
Intoleransi Antaragama: Kasus intoleransi mulai muncul, terutama di kota besar, seperti pelarangan tempat ibadah tertentu atau perpecahan karena perbedaan agama.
Sila Kedua - Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Kurangnya Empati dan Kemanusiaan: Rasa empati mulai berkurang, terutama di kota besar. Misalnya, kasus kekerasan atau ketidakpedulian terhadap orang yang membutuhkan bantuan di jalan.
no 2.
Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa mencerminkan pandangan hidup yang memadukan nilai-nilai ketuhanan dengan sikap hidup sehari-hari. Konsep ini mengacu pada sikap beriman, bersyukur, dan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan prinsip-prinsip Pancasila, khususnya Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa.
Berikut adalah penjelasan mengenai tiga sikap tersebut dalam konteks Pancasila:
Beriman:
Beriman adalah keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tercermin dalam sikap menghargai segala ciptaan-Nya.
Bersyukur:
Bersyukur adalah rasa terima kasih atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Tuhan
Bertawakal:
Bertawakal adalah menyerahkan hasil usaha dan kerja keras kepada Tuhan setelah berusaha sebaik mungkin.
nama : Fadillah Ningtias
ReplyDeleteBerikut adalah beberapa contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang masih ada dan yang sudah mulai pudar:
1. Ketuhanan yang Maha Esa
Masih ada:
Adanya kegiatan ibadah bersama di lingkungan masyarakat, misalnya pengajian, misa bersama, atau doa lintas agama.
Sudah pudar:
Masih ada sikap intoleransi dan diskriminasi terhadap kelompok agama minoritas.
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Masih ada:
Penggalangan dana untuk korban bencana alam sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sesama manusia.
Program bakti sosial seperti donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembagian sembako untuk masyarakat kurang mampu.
Sudah pudar:
Masih ada kasus kekerasan, diskriminasi, dan perundungan (bullying) di sekolah atau lingkungan sosial.
3. Persatuan Indonesia
Masih ada:
Semangat gotong royong yang masih hidup di beberapa daerah, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan, membangun jalan desa, atau mendirikan pos ronda.
Sudah pudar:
Meningkatnya rasa kedaerahan atau primordialisme yang kadang mengabaikan persatuan nasional.
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Masih ada:
Musyawarah desa yang dilakukan untuk menentukan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Sudah pudar:.
Meningkatnya budaya individualisme dan ketidakpedulian pada keputusan bersama.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Masih ada:
Program bantuan sosial dari pemerintah untuk masyarakat kurang mampu, seperti bantuan sembako, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Sudah pudar:
Ketimpangan sosial yang semakin lebar antara yang kaya dan miskin, serta kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan.
2. Nilai Pancasila berdasarkan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakal) adalah konsep yang menggambarkan nilai-nilai spiritualitas dalam menjalankan kehidupan sesuai dengan ajaran agama, yang mengakar pada sila pertama Pancasila. Berikut adalah penjelasan dari setiap aspek:
Beriman
Beriman berarti meyakini adanya Tuhan yang Maha Esa dan mematuhi ajaran agama masing-masing dengan sungguh-sungguh. Di dalam Pancasila, keimanan tercermin dalam tindakan yang sesuai dengan norma-norma agama, menghormati perbedaan agama, serta menjunjung tinggi sikap saling menghargai di tengah kemajemukan.
Bersyukur
Bersyukur berarti selalu menghargai dan menerima segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan, baik itu berupa kesehatan, rezeki, keluarga, atau hal lainnya. Dalam konteks Pancasila, rasa syukur ini diwujudkan dengan menjaga amanah yang telah diberikan Tuhan dan memanfaatkannya untuk kebaikan bersama, seperti menjaga lingkungan, bekerja dengan jujur, serta berbagi dengan orang lain.
Bertawakal
Bertawakal adalah sikap menyerahkan segala hasil dari usaha kita kepada Tuhan dengan keyakinan bahwa Tuhan memiliki rencana terbaik untuk setiap umatnya. Bertawakal juga berarti tetap optimis dan tabah menghadapi segala tantangan dan cobaan. Dalam konteks nilai Pancasila, sikap tawakal tercermin dalam ketenangan jiwa, ketabahan, serta semangat untuk terus berbuat baik bagi masyarakat meskipun menghadapi kesulitan.
1. Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang masih ada di masyaraakat adalah:
ReplyDelete-Negara Indonesia membebaskan rakyatnya untuk memilih dan memeluk salah satu agama dari agama-agama yang diakui di Indonesia (sila ke-1).
-Tersedianya lembaga bantuan hukum untuk membantu masyarakat yang tidak mampu membayar konsultan hukum atas perkaranya di pengadilan dalam memberdayakan haknya untuk dibela di hadapan hukum (sila ke-2).
-Mengadakan perayaan hari kemerdekaan secara rutin dalam memperingati dan memupuk rasa kebersersamaan/persatuan rakyat Indonesia melalui aktivitas-aktivitas interaktif seperti lomba (sila ke-3).
-Mengadakan voting dalam memilih ketua kelas/organisasi agar ketua terpilih secara adil mewakili sebagian besar kehendak anggota dan seluruh anggota ikut andil dalam proses pengangkatan ketua (sila ke-4).
-Pemerataan fasilitas kesehatan melalui program BPJS, meskipun masih banyak yang harus dibenahi, program ini sudah banyak membantu masyarakat kalangan bawah yang terhalang biaya dalam mendapatkan akses kesehatan sehingga seluruh rakyat Indonesia bahkan rakyat yang masih kurang mampu diharapkan dapat merasakan manfaat fasilitas kesehatan yang layak (sila ke-5).
Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila yang sudah hilang di masyaraakat adalah:
-Toleransi yang semakin berkurang di mana umat beragama saling menyalahkan dan menilai umat lain dengan stereotype buruk karena mudah diadu domba oleh isu-isu negatif yang kebenarannya masih belum terbukti (sila ke-1).
-Adab masyarakat dimana main hakim sendiri semakin diwajarkan contohnya pelaku pencurian yang tertangkap dihajar massa (sila ke-2).
-Rasa persatuan yang mudah goyah karena mudah diadu domba oleh isu-isu negatif (sila ke-3).
-Musyawarah dan mufakat dalam proses perancangan undang-undang yang cenderung hanya melibatkan dan menguntungkan pihak-pihak tertentu (sila ke-4).
-Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dimana sudah banyak undang-undang yang lebih memihak para penguasa dan pembisnis dibandingkan dengan kepentingan seluruh rakyat Indonesia (sila ke-5).
2. Yang dimaksud dengan nilai Pancasila berlandaskan taqwa adalah pengamalan nilai Pancasila dengan ketaatan yang penuh terhadap Tuhan YME mengarah pada perilaku yang baik, adil, dan bermartabat dalam hubungan antar manusia.
1. Implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat Indonesia masih terlihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti toleransi antar umat beragama, semangat gotong royong saat bencana, dan kebersamaan dalam merayakan hari besar nasional. Namun, ada juga tantangan yang mengurangi penerapannya, seperti intoleransi antar kelompok, diskriminasi, kesenjangan sosial yang lebar, dan polarisasi politik yang kadang memecah belah persatuan. Meskipun banyak upaya untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, masih ada praktik ketidakadilan dan kurangnya musyawarah yang melibatkan rakyat dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, penting untuk terus memperkuat penerapan Pancasila agar tetap relevan dan menyatukan bangsa.
ReplyDelete2. Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa berarti menjadikan keyakinan kita kepada Tuhan sebagai dasar dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Taqwa di sini mencakup tiga hal: pertama adalah beriman, yaitu kita percaya dan mengikuti ajaran agama dengan tulus, kedua adalah bersyukur, yaitu selalu merasa cukup dan menghargai apa yang kita punya, baik dalam suka maupun duka dan yang ketiga adalah bertawakal, yaitu setelah berusaha, kita menyerahkan hasilnya kepada Tuhan dengan keyakinan bahwa segala sesuatu sudah diatur-Nya dengan baik. Dengan sikap taqwa ini, kita hidup lebih damai, penuh rasa syukur, dan tidak mudah putus asa, serta bisa menjaga hubungan baik antar sesama dalam keragaman yang ada di Indonesia.
Nama : Edo Febrianto
ReplyDeleteNIM : 1224217010
Contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat yang masih relevan hingga saat ini:
1. sila kesatu - Perayaan hari besar agama yang dihormati bersama, seperti Idul Fitri, Natal, Nyepi, dan Waisak. Di banyak tempat
2. sila kedua - Pendirian yayasan sosial, panti asuhan, dan rumah singgah untuk orang terlantar dan anak-anak jalanan oleh organisasi masyarakat
3. sila ketiga - Gotong royong masyarakat dalam membangun kembali rumah-rumah yang rusak pasca bencana atau bantuan sukarela dari berbagai komunitas lintas agama dan suku
4. sila keempat - Pemilihan Umum yang Demokratis untuk memilih presiden, anggota legislatif, dan kepala daerah
5. sila kelima - Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui program koperasi, pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dan pelatihan keterampilan
Contoh implementasi nilai Pancasila yang semakin sulit ditemukan di masyarakat saat ini:
1. sila kesatu - Intoleransi antarumat beragama yang semakin marak seperti kasus penutupan rumah ibadah karena perbedaan agama atau konflik antarumat yang disulut oleh radikalisasi agama
2. sila kedua - Ketidakadilan dalam sistem hukum antara masyarakat kaya /kuasa dengan masyarakat miskin
3. sila ketiga - Politik identitas yang semakin berkembang mengarah pada polarisasi masyarakat berdasarkan suku, agama, dan pilihan politik
4. sila keempat - Politik Uang dan Praktik Korupsi
5. sila kelima - Masyarakat miskin dan marginal tidak mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, atau pekerjaan yang layak
Nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawakal):
1. Beriman
Sikap beriman membantu seseorang untuk bertindak dengan penuh tanggung jawab terhadap kehidupan sosial dan menghormati hak orang lain, dalam implementasinya dengan sila kedua nilai beriman mendorong seseorang untuk berlaku adil dan berperikemanusiaan dalam setiap interaksi
2. Bersyukur
Dengan bersyukur, seseorang akan cenderung menghindari sikap serakah, berkaitan dengan sila kelima rasa syukur mendorong kita untuk berbagi dengan sesame dan membantu mereka yang kurang beruntung. Ketika kita bersyukur atas nikmat yang diberikan, kita juga akan lebih menghargai hak-hak orang lain
3. Bertawakal
Sikap tawakal terkait dengan sikap hidup yang tidak mudah putus asa, serta percaya bahwa segala yang terjadi adalah bagian dari takdir Tuhan. Dalam konteks sila keempat, tawakal mengajarkan kita untuk berusaha dan berdiskusi dalam mengambil keputusan, tetapi pada akhirnya menyerahkan hasilnya kepada Allah. Ini juga berhubungan dengan sikap sabar dan tawakal dalam menghadapi tantangan hidup dan perubahan sosial
1. contoh nilai-nilai Pancasila yang Masih Ada dalam kehidupan sehari-hari
ReplyDelete- Gotong Royong antar tetangga masih sering ditemukan jika ada acara besar, seperti membangun rumah atau hajatan.
- Kepedulian Sosial dapat dilihat saat bencana, banyak orang tergerak untuk menyumbang atau turun langsung memberi bantuan.
- dalam musyawarah RT untuk mencapai keputusan bersama seperti misalnya untuk membahas pengelolaan sampah, keamanan lingkungan, atau persiapan acara 17 Agustus
Yang Mulai Hilang
- Toleransi agama. karena di media sosial, karena semakin sering dilihat orang saling serang hanya karena beda agama.
- Bangga Produk Lokal. Banyak orang lebih bangga memakai barang luar negeri daripada produk Indonesia.
- Musyawarah yang Adil. terkadang musyawarah hanya formalitas karena keputusan sudah diatur, dan suara orang tertentu lebih dominan.
- Keadilan Sosial. Akses pendidikan dan pekerjaan masih sering sulit bagi mereka yang kurang mampu.
2. Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa artinya kita menjalankan nilai-nilai Pancasila dengan sikap beriman, bersyukur, dan bertawakkal. Beriman berarti kita percaya pada Tuhan dan menghargai semua makhluk ciptaan-Nya, termasuk menghormati perbedaan kepercayaan. Bersyukur mengajarkan kita untuk menghargai apa yang sudah kita punya, seperti kemerdekaan dan persatuan bangsa, dan menjaga itu semua sebagai bentuk rasa syukur. Bertawakkal berarti setelah kita berusaha, kita serahkan hasilnya pada Tuhan tanpa menggunakan cara yang curang atau merugikan orang lain. Jadi, kita menjalankan Pancasila bukan hanya sebagai aturan sosial, tapi juga karena kesadaran spiritual kita.
1.)Nilai nilai yg masih ada
ReplyDelete-Masyarakat Indonesia yang beragam agama tetap hidup berdampingan dengan saling menghormati. Misalnya, dalam perayaan agama tertentu, umat beragama lain turut hadir sebagai bentuk penghormatan.
-Masyarakat Indonesia sering kali saling membantu dalam situasi sulit, misalnya saat bencana alam atau dalam kegiatan sosial lainnya.
-Proses pemilihan umum yang memberikan kesempatan bagi rakyat untuk memilih pemimpin melalui jalur demokrasi.
Nilai nilai yang sudah hilang
-Di beberapa daerah, masih terjadi kekerasan atau diskriminasi terhadap kelompok agama minoritas.
-Meskipun Indonesia kaya akan keberagaman, ketimpangan ekonomi dan sosial yang besar membuat sebagian masyarakat merasa terpinggirkan, yang bisa menurunkan rasa persatuan.
2.)Nilai Pancasila yang berlandaskan takwa, beriman, bersyukur, dan bertawakal mengajarkan kepada kita bahwa dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara, kita harus memiliki dasar moral yang kuat yang berasal dari keyakinan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan prinsip-prinsip ini, kita diajarkan untuk tidak hanya mengejar kebahagiaan pribadi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial yang adil, beradab, penuh toleransi, dan harmonis. Semua nilai ini saling berkaitan untuk menciptakan masyarakat yang berkeadilan sosial, damai, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang tercermin dalam Pancasila.
1)Nilai Pancasila yang masih ada :
ReplyDelete-Masyarakat saling menghormati kepercayaan yang dianut antar sesama.
-Ikut melaksanakan bergotong - royong dalam bermasyarakat.
-Menghargai perbedaan pendapat.
-Selalu mengutamakan musyawarah dan mufakat ketika mengambil keputusan.
Nilai Pancasila yang sudah hilang :
-Banyak perpecahan antar agama dan suku.
-Kesenjangan sosial yang masih banyak.
-Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang marak terjadi.
2)Pancasila bedasarkan nilai taqwa :
Nilai ini terkandung pada dua nilai turunan, yaitu nilai kepercayaan dan nilai ketakwaan. Nilai kepercayaan diwujudkan dalam bentuk keyakinan dan pengakuan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa.
Nilai ketaqwaan dijalankan dengan bersyukur hidup di negeri dengan sumber daya alam yang melimpah: dari udara, lautan, tanah, hingga lapisannya, seluruhnya dapat kita olah dan dapat kita nikmati hasilnya.
Nama: Deriendri
ReplyDeleteNIM: 1122215002
berikan contoh-contoh implementasi nilai-nilai pancasila di masyarakat yang masih ada dan yang sudah hilang?
Jawab: Berikut adalah contoh implementasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat:
Menghormati hak asasi manusia dan kewajiban warga negara
Menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan gotong royong
Tidak melakukan perbuatan yang merugikan khalayak umum
Saling menghormati dan bekerja sama dengan penganut agama atau kepercayaan lain
Sementara itu, berikut adalah contoh perilaku yang hilang dengan nilai-nilai Pancasila:
Diskriminasi
Mengutamakan kepentingan pribadi
Melakukan perbuatan semena-mena
Melakukan korupsi
Tidak menghormati orang yang berbeda agama
Mengambil keputusan sepihak
Merusak fasilitas umum
2. apa yang dimaksud dengan nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur dan bertawaqal)
Jawab: Nilai Pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakal) merujuk pada penerapan prinsip-prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari yang tercermin dalam Pancasila, khususnya pada sila pertama, "Ketuhanan yang Maha Esa". Nilai ini mengajarkan tentang pentingnya hubungan manusia dengan Tuhan yang Maha Esa, yang meliputi tiga hal utama:
1. Beriman: Memiliki keyakinan yang kuat terhadap Tuhan yang Maha Esa dan menjalankan ajaran agama dengan penuh keyakinan serta kesungguhan.
2. Bersyukur: Menghargai dan menerima segala pemberian Tuhan dengan rasa syukur. Ini mencakup segala bentuk karunia hidup, baik itu dalam bentuk materi, kesehatan, maupun kesempatan untuk berbuat baik.
3. Bertawakal: Memiliki sikap pasrah dan percaya bahwa hasil usaha yang dilakukan adalah takdir Tuhan, dengan terus berusaha semaksimal mungkin dan menyerahkan hasilnya kepada-Nya.
Dalam konteks Pancasila, nilai-nilai ini mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara, mengajarkan rasa saling menghormati, kerukunan antarumat beragama, serta pentingnya hidup yang penuh dengan keyakinan, rasa syukur, dan ketenangan dalam menerima segala takdir Tuhan.
JAWABAN SOAL 1
ReplyDeleteContoh Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang Masih Diterapkan
1. Sila Pertama
Masih banyak masyarakat Indonesia yang menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Toleransi antarumat beragama juga masih terlihat, khususnya di lingkungan-lingkungan yang heterogen di mana masyarakat saling menghormati kebebasan beribadah satu sama lain. Contohnya, ketika bulan Ramadan, banyak masyarakat non-Muslim yang menghargai orang Muslim yang berpuasa dengan tidak makan di tempat umum.
2. Sila Kedua
Banyak masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kemanusiaan, misalnya dalam bentuk bantuan sosial, gerakan kemanusiaan, atau solidaritas dalam menghadapi bencana. Saat terjadi bencana alam, masyarakat sering bersatu memberikan bantuan, baik berupa tenaga, donasi, maupun dukungan moral.
3. Sila Ketiga
Walaupun keberagaman suku, budaya, dan bahasa sangat kaya, masyarakat masih menunjukkan persatuan dalam momen-momen penting, seperti saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang turut berpartisipasi dalam perayaan dan kegiatan kebangsaan.
4. Sila Keempat
Musyawarah masih sering digunakan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti dalam rapat desa atau pertemuan RT/RW, di mana warga dapat memberikan pendapatnya untuk mencapai keputusan bersama. Walaupun di beberapa tempat musyawarah mulai ditinggalkan, dalam banyak hal, metode ini masih menjadi pendekatan utama untuk pengambilan keputusan.
5. Sila Kelima
Di bidang pendidikan, pemerintah dan masyarakat mendukung program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan beasiswa untuk masyarakat kurang mampu agar mereka dapat mengakses pendidikan yang layak. Meski belum sempurna, program-program ini tetap menunjukkan upaya penerapan keadilan sosial.
Contoh Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang Mulai Ditinggalkan
1. Sila Pertama
Sikap intoleransi dalam masyarakat mulai meningkat, terlihat dari adanya diskriminasi atau penolakan terhadap kelompok-kelompok agama tertentu. Masih ada kasus perusakan tempat ibadah atau penghalangan kegiatan ibadah tertentu yang menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap kebebasan beragama.
2. Sila Kedua
Nilai kemanusiaan mulai terkikis, terutama dalam fenomena kekerasan, perundungan, dan tindakan anarkis yang sering terjadi di media sosial maupun di dunia nyata. Banyak kasus bullying di sekolah atau cyberbullying di media sosial yang menunjukkan semakin lunturnya sikap adil dan beradab terhadap sesama manusia.
3. Sila Ketiga
Munculnya polarisasi politik yang tajam, terutama saat Pemilu atau Pilkada, menunjukkan adanya perpecahan di antara masyarakat. Media sosial sering kali menjadi arena konflik karena perbedaan pandangan politik, sehingga mengancam persatuan bangsa dan memicu sentimen negatif terhadap kelompok lain yang berbeda pandangan.
4. Sila Keempat
Proses musyawarah semakin sering digantikan oleh pendekatan otoritatif atau keputusan sepihak, baik di lingkup pemerintahan maupun di masyarakat. Contohnya, dalam beberapa kebijakan publik yang diambil tanpa melalui dialog yang terbuka dan melibatkan masyarakat, sehingga keputusan lebih sering didasarkan pada kepentingan kelompok tertentu daripada kepentingan bersama.
5. Sila Kelima
Kesenjangan sosial dan ekonomi di masyarakat masih sangat nyata. Distribusi sumber daya dan akses terhadap layanan publik (seperti kesehatan dan pendidikan) sering kali tidak merata. Beberapa masyarakat di daerah terpencil sulit mendapatkan akses yang sama seperti yang ada di kota besar. Hal ini menunjukkan belum tercapainya keadilan sosial yang ideal.
1. Nilai-nilai Pancasila yang masih ada di masyarakat:
ReplyDelete- Toleransi antar umat beragama, seperti tidak saling mengusik ketika satu agama sedang menjalankan ibadahnya
- Sikap gotong royong, seperti contoh saat ingin membersihkan lingkungan, jika terjadi kejadian laka lantas di jalan raya
- saling menghormati: dimana tidak saling membedakan antar umat beragama, suku, serta ras
Nilai-nilai Pancasila yang sudah tidak ada di masyarakat:
- hilangnya rasa empati: contoh tidak empati untuk memberikan tempat duduk prioritas di kendaraan umum bagi penumpang yang membutuhkan seperti lansia, ibu hamil dan orang membawa balita
- hilangnya rasa persatuan antar masyarakat: seperti sering terjadi tawuran antar warga, dimana ini berdampak pada perpecahan serta rusaknya fasilitas umum
- penyalahgunaan kekuasaan
2. Nilai Pancasila berlandaskan taqwa:
Beriman, bersyukur dan bertawakal, dimana Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Beberapa Implementasi Nilai-Nilai Pancasila yang masih ada:
ReplyDelete1. Membina kerukunan hidup antarumat beragama > hal ini bisa dilihat dari pembangunan tempat ibadah yang berdampingan di Universitas Pancasila
2. Melakukan Gotong royong > kegiatan ini masih sering dilakukan di lingkungan masyarakat dimana munculnya sikap saling tolong menolong, sukarela, saling membantu, dan mempunyai sifat kekeluargaan.
Contoh Nilai Pancasila yang Mulai Hilang atau Berkurang
1. Masih ada kasus kekerasan, diskriminasi, dan perundungan (bullying) di sekolah atau lingkungan sosial.
2. Meningkatnya budaya individualisme dan ketidakpedulian pada keputusan bersama
Nilai Pancasila berlandaskan takwa meliputi prinsip-prinsip yang mendorong setiap individu untuk hidup dengan keyakinan terhadap Tuhan dan mengamalkan ajaran agama dalam perilaku sehari-hari. Istilah ini merujuk pada sikap yang mencakup beriman, bersyukur, dan bertawakal, yang merupakan bagian dari Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa
1. Contoh Implementasi nilai - nilai Pancasila di masyrakat yang Masih ada :
ReplyDelete- Contoh Implementasi Pancasila Sila 1 di Masyarakat
Yang masih ada : Ikut menjaga lingkungan saat perayaan agama, misalnya, masyarakat Muslim ikut menjaga lingkungan saat perayaan Natal, dan sebaliknya.
Yang sudah hilang : Munculnya kelompok radikal yang mengatasnamakan agama tertentu. Seperti misalnya melakukan terorisme yang seringkali mengatasnamakan agama tertentu. Munculnya gerakan radikalisme membuktikan bahwa ada banyak sekali orang yang kemudian tidak memahami mengenai nilai dasar kepancasilaan.
- Contoh Implementasi Pancasila Sila 2 di Masyarakat
Yang masih ada : Tidak melakukan diskriminasi dalam bekerja, sekolah, atau bergaul berdasarkan latar belakang sosial.
Yang sudah hilang : Jumlah kasus pengguguran kandungan (aborsi) di Indonesia setiap tahunnya mencapai 2,3 juta, dan 30 persen di antaranya dilakukan oleh remaja. "Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) pada remaja menunjukkan kecenderungan meningkat berkisar 150.000 hingga 200.000 kasus setiap tahunnya.
- Contoh Implementasi Pancasila Sila 3 di Masyarakat
Yang masih ada : Bersama-sama membersihkan lingkungan atau memperbaiki fasilitas umum tanpa memandang perbedaan.
Yang sudah hilang : terjadinya konflik antar agama, ras, dan suku. Kasus Wamena yang terjadi belum lama ini menunjukkan lunturnya sila ketiga. Banyak terjadi kekerasan seperti perlemparan batu. Bahkan rumah serta beberapa perusahaan di bakar habis. Lebih mirisnya kericuhan ini terjadi karena berita yang Hoaks.
- Contoh Implementasi Pancasila Sila 4 di Masyarakat
Yang masih ada : Melakukan penyusunan peraturan tentang keamanan lingkungan atau jadwal ronda melalui diskusi bersama antara kepala desa dan masyarakat.
Yang sudah hilang : terjadinya kasus kebebasan berpendapat, contoh yang kita lihat belum lama ini adalah seorang pengamat politik Rocky Gerung yang tuduh menghina presiden, dan akan dilaporkan ke polisi. Padahal sudah jelas kebebasan berpendapat terdapat dalam UUD 45 Pasal 28E ayat 3 yaitu "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat." Padahal yang dilakukan Rocky Gerung adalah hanyalah mengkritik Jokowi.
- Contoh Implementasi Pancasila Sila 5 di Masyarakat
Yang masih ada : Pemberian subsidi dan bantuan kepada warga kurang mampu.
Yang sudah hilang : Korupsi merupakan salah satu contoh perilaku yang menghilangkan nilai Pancasila kelima. Sebab dengan adanya korupsi banyak uang negara yang seharusnya dipakai untuk pemerataan sarana dan prasarana menjadi tidak terlaksana. Hal ini sangat merugikan desa-desa yang tertinggal.
2. Apa yang dimaksud dengan nilai pancasila berlandaskan taqwa (beriman, bersyukur, dan bertawakkal)?
Beriman : Nilai ini mengandung pengakuan atas keberadaan Tuhan sebagai pencipta alam semesta beserta isinya. Manusia Indonesia beriman yaitu meyakini adanya Tuhan yang diwujudkan dalam ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ketaatan iman terlihat dari menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan Tuhan.
Bersyukur : Mensyukuri segala yang ada di alam semesta yang merupakan anugerah Tuhan, Mengakui kebebasan memeluk agama dan menjalankan ibadah masing masing, serta Menghormati dan saling menjaga kerukunan antar pemeluk agama.
Bertawakkal : Ini mencakup mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia, saling tenggang rasa dan tepa selira, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu, Pancasila juga mengajarkan untuk memiliki toleransi antarumat beragama dan tidak memaksakan kehendak antarumat beragama.
Nama : Arian Andra
ReplyDeleteNIM: 122421501
Contoh Nilai Nilai Implementasi Yang masih ada di masyarakat Gotong royong: Masyarakat masih sering melakukan gotong royong untuk kepentingan bersama, seperti membangun fasilitas umum atau membantu sesama yang sedang membutuhkan bantuan dan
Dan nilai lagi yang sudah hiilang di masyarakat adalah Terlalu membanggakan produk Luar dan sering kali menjelekkan produk buatan lokal sendiri dan ada ulun berkaitan dengan kemanusiaan adalah Pelanggaran HAM Beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia, seperti diskriminasi terhadap kelompok minoritas, kekerasan terhadap perempuan dan anak, atau pekerja migran Indonesia yang disiksa di luar negeri, menunjukkan adanya kesenjangan dalam penerapan nilai ini.
Nilai Pancasila yang berlandaskan taqwa, beriman, bersyukur, dan bertawakal mencerminkan implementasi nilai-nilai spiritual dan religius dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, ini dapat dijelaskan sebagai berikut
Taqwa berarti kesadaran dan kepatuhan seseorang terhadap ajaran agama dan perintah Tuhan. Dalam konteks Pancasila, ini mengacu pada pengamalan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa yang mendorong masyarakat untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan Tuhan, hidup sesuai dengan nilai-nilai agama, serta berusaha menjalani hidup dengan moralitas yang tinggi.
Dalam kerangka Pancasila, beriman bukan hanya tentang keyakinan individu, tetapi juga membangun masyarakat yang saling menghormati dan hidup berdampingan meskipun memiliki perbedaan agama dan keyakinan.
Bertawakal berarti menyerahkan segala hasil usaha dan ikhtiar kepada Tuhan setelah berusaha sebaik mungkin. Dalam pandangan Pancasila, bertawakal mengajarkan masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada kekuatan manusia, tetapi juga menyerahkan segala keputusan dan hasil akhirnya kepada Tuhan.
1. Contoh Implementasi nilai-nilai pancasila di masyarakat yang masih ada:
ReplyDeletea. Sila Pertama,
Kebebasan beragama, seperti perayaan hari besar agama masing-masing tanpa gangguan.
b. Sila Kedua,
Aksi sosial, seperti membantu korban bencana alam atau menyantuni kaum miskin. Kampanye kesetaraan gender dan hak asasi manusia.
c. Sila Ketiga,
Semangat gotong royong dalam membersihkan lingkungan atau membangun fasilitas umum. Dukungan untuk tim nasional dalam ajang olahraga internasional.
d. Sila Keempat,
Musyawarah dalam pengambilan keputusan tingkat desa atau komunitas. Diskusi bersama dalam organisasi atau kelompok masyarakat.
e. Sila Kelima,
Program subsidi pemerintah, seperti bantuan sosial dan BPJS kesehatan. Kegiatan berbagi makanan untuk kaum miskin.
implementasi nilai-nilai pancasila yang sudah hilang,
a. Sila Pertama,
Sikap toleransi terhadap keyakinan lain mulai berkurang, seperti kasus diskriminasi terhadap minoritas agama. Penyebaran ujaran kebencian atas dasar agama.
b. Sila Kedua
Kasus perundungan (bullying) di sekolah atau media sosial. Rendahnya rasa empati terhadap pekerja atau buruh yang mengalami ketidakadilan.
c. Sila Ketiga,
Perpecahan di masyarakat karena perbedaan pilihan politik. Meningkatnya sikap kedaerahan yang menonjolkan ego kelompok.
d. Sila Keempat,
Pengambilan keputusan sepihak oleh pihak tertentu tanpa mempertimbangkan suara rakyat. Praktik demokrasi yang hanya formalitas tanpa substansi musyawarah.
e. Sila Kelima,
Kesenjangan ekonomi yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin.Praktik korupsi yang merugikan hak rakyat.
2. Nilai Pancasila berlandaskan takwa berarti bahwa seluruh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila didasarkan pada keimanan dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini menekankan bahwa pengamalan Pancasila harus mencerminkan moral, etika, dan tanggung jawab spiritual dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
ReplyDelete